NATUNA TERKINI
Pemkab Natuna Surati Kemendikbud, Museum Natuna Belum Serah Terima Sudah Rusak
Gedung kebudayaan yang dibangun Kemendikbud Ristek di Natuna jadi perhatian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Apa yang sebenarnya terjadi?
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya menyurati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ini terkait kondisi gedung Kebudayaan Kabupaten Natuna (Museum) yang berada di Kompleks Natuna Gerbang Utaraku, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.
Gedung Kebudayaan Kabapaten Natuna dibangun dengan dana APBN sejak tahun 2016 dengan total anggaran sampai saat ini sekitar Rp 43 Miliar.
Pemkab Natuna khawatir, jika serah terima tetap dilakukan bakal menjadi beban daerah.
Dalam surat bernomor 556/DISPARBUD-BK/348 itu Pemkab Natuna meminta perbaikan terhadap sejumlah kerusakan di gedung tersebut.
Mulai dari bagian plafon yang rusak dan beberapa bagian yang turun, adanya beberapa rembesan air dari atas pada beberapa bagian museum dan adanya beberapa dinding yang retak.
Baca juga: Nasib Natuna Daerah Terdepan Kepri, Harga Cabai Rawit Sampai Sayur Naik Jelang Akhir Tahun
Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Kapal Angkut Ikan Natuna Tenggelam Dihantam Gelombang
Selain itu ada juga kerusakan berupa kerusakan Areal Penggunaan Lain (APL) pada beberapa tiang yang ada di gedung museum tersebut.
"Surat ini dibuat pada tanggal 22 Desember 2021 kemarin dan langsung dikirim ke pusat. Tapi sejauh ini kami belum menerima respon dari pusat," kata Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hadisun melalui telepon, Selasa (28/12/2021).
Ia menyebutkan tujuan surat itu dilayangkan agar pemerintah pusat dapat menyelesaikan terlebih dahulu seluruh kerusakan yang ada sebelum diserahkan ke daerah.
"Karena pemerintah dan DPRD Natuna tidak mau nantinya kerusakan ini akan jadi beban APBD," tegasnya.
Selain bersurat, Hadisun juga mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait kondisi gedung museum itu.
"Intinya berdasarkan koordinasi-koordinasi yang kami lakukan dengan kementerian, mereka siap memperbaikinya telebih dahulu, tapi pernyataan secara resmi terkait kesiapan itu belum kita terima sampai sekarang, mudah-mudahan surat itu segera direspon agar pengoperasian museum itu nantinya tidak terkendala dengan hal-hal seperti ini," harapnya.
Baca juga: RSBP Batam Rawat Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Kabag Protokol Ungkap Kondisinya
Baca juga: DPRD Natuna Bongkar Dapur Dinas Pendidikan, Rencana Bangun Kelas Masih Wacana
Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki mengapresiasi langkah pemerintah itu. Ia menilai pemerintah telah mengambil tindakan yang tepat dan sigap merespon kondisi gedung itu.
"Kami tentu senang karena pemerintah langsung bersurat ke kementerian. Meskipun menurut kami ini agak telat, tapi tak apa karena gedungnya belum diserahkan ke daerah. Jadi saya rasa masih ada waktu dan mudah-mudahan dapat respon yang bagus," katanya.
Marzuki juga dengan tegas mewanti-wanti pemerintah daerah dan pusat agar jangan sampai kerusakan gedung itu menjadi beban anggaran daerah di masa depan.
"Bahkan gedung ini harus dicek secara menyeluruh,siapa tahu ada kerusakan yang tidak tampak secara kasat mata. Jangan sampai kerusakan sekecil apapun itu nanti jadi tanggungan daerah," tuntasnya.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Natuna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-gedung-depan-kebudayaan-kabupaten-natuna.jpg)