BERITA SINGAPURA
Singapura Klaim Kondisi Covid-19 Tetap Stabil Meski Kasus Omicron Terus Bertambah
Singapura terus mencari cara untuk menekan laju munculnya kasus baru covid-19, khususnya varian Omicron.
SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Singapura mengklaim jika kondisi pandemi covid-19 di negaranya tetap stabil.
Ini disampaikan Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung pada Senin (3/1/2022) meski jumlah kasus infeksi varian Omicron mencapai 17 persen dari total infeksi lokal virus corona di Singapura.
Ong Ye Kung pun meminta warga Singapura untuk bersiap menghadapi gelombang covid-19 varian B.1.1.529 itu.
Menurutnya vaksinasi corona dan booster menjadi salah satu kunci, selain penerapan aturan kesehatan yang ketat.
Dalam postingan di Facebook seperti dilansir Channel News Asia, Menteri Kesehatan Singapura melaporkan jumlah kasus lokal aktif selama seminggu terakhir sekarang 1.200, dibandingkan dengan puncak lebih dari 26.000.
Kontan.co.id melaporkan sekitar 20 pasien berada dalam perawatan intensif dibandingkan dengan puncak sekitar 170 kasus.
Baca juga: Warga Tanjungpinang Tertipu Rp 9,9 Miliar, Tergiur Beli Dolar Singapura Harga Murah
Baca juga: Singapura Laporkan Ratusan Infeksi Varian Omicron Baru, Mayoritas Kasus Impor
Jumlah ini menurutnya yang terendah pada kuartal terakhir tahun lalu.
"Syukurlah, angka kematian rendah. Semua ini menandakan, gelombang Covid-19 baru-baru ini karena varian Delta telah mereda, setidaknya untuk saat ini," ungkap Ong.
Ong Ye Kung mengumumkan jika capaian vaksinasi Singapura telah mempertahankan momentumnya dengan 87% dari total populasi telah menyelesaikan dosis lengkap dan 88 persen menerima setidaknya satu dosis.
Lalu, lebih dari 20.000 anak berusia sembilan hingga 11 tahun juga telah menerima suntikan Covid-19 pertama selama seminggu terakhir.
Ini setara dengan sekitar setengah kelompok itu.
"Kami akan terus membuat kemajuan, semua orang perlu terus melakukan bagiannya dan menjalankan tanggungjawab. Tahun 2022 akan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun lalu," tambah Ong Ye Kung.
MAYORITAS Kasus Impor
Singapura sebelumnya masih berjuang melawan virus corona varian Omicron.
Hingga Minggu (2/1/2022), Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) melaporkan 155 kasus infeksi covid-19 varian B.1.1.529.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/langkah-singapura-hidup-bersama-covid-19.jpg)