DISKOMINFO LINGGA
Nizar Ingin Talam Sehidang Jadi Ikon Desa Tanjung Harapan Lingga
Bupati Lingga M Nizar kagum dengan kekompakan masyarakat Desa Tanjung Harapan dalam menyukseskan acara Talam Sehidang. Diharapkan itu jadi ikon
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Selain itu, di kegiatan ini didirikan sebuah stan yang diikuti perwakilan dari Desa atau Kelurahan se-Kecamatan Singkep.
Berbeda dengan stan pada umumnya, uniknya stan-stan ini memperlihatkan sebuah gambaran rumah sederhana masyarakat Melayu tradisional, dengan bahan baku seadanya.
Seperti hiasan dari daun kelapa, atap berbahan daun, tudung saji yang digantung dan berbagai corak tradisional lainnya.
Kegiatan ini pun mendapat antusias dari masyarakat yang tampak ramai mendatangi kegiatan selama dua hari ini.
Dalam acara ini, setiap tamu ataupun masyarakat diharuskan menggunakan pakaian baju kurung Melayu.
Hal ini pula yang membuat suasana makin semarak layaknya suasana di kampung Melayu zaman dahulu.
Tidak hanya itu, setiap tamu yang diundang akan disuguhkan makan bersama.
Jika masyarakat saat ini sering mencicipi makan bersama dengan prasmanan.
Lain halnya di acara ini. Makan bersama disajikan dalam Talam Sehidang, yang menjadi tradisi asli masyarakat Melayu.
Kepala Desa Tanjung Harapan, Irwansyah mengatakan bahwa konsep yang mereka pakai merupakan inisiatif dari berbagai pihak, seperti Bumdes, sanggar seni di Kecamatan Singkep dan pihak lainnya.
"Sehingga ini merupakan kegiatan perdana, bahkan ini mungkin perdana di Kabupaten Lingga.
Jadi kami buat nuansa seperti di Kampung Melayu," kata Irwan saat diwawancarai TribunBatam.id.
Dia mengungkapkan, bahwa kegiatan ini menggunakan alat-alat tradisional tanpa ada teknologi modern.
Dia melanjutkan, tujuannya untuk melestarikan budaya Melayu, memperluas, dan memperkenalkan kepada generasi-generasi yang muda.
"Jadi mereka tahu, bahwa seperti apa masyarakat Melayu yang sebenarnya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0701nizar-talam-sehidang.jpg)