DISKOMINFO LINGGA
Nizar Ingin Talam Sehidang Jadi Ikon Desa Tanjung Harapan Lingga
Bupati Lingga M Nizar kagum dengan kekompakan masyarakat Desa Tanjung Harapan dalam menyukseskan acara Talam Sehidang. Diharapkan itu jadi ikon
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Jalannya acara 'Talam Sehidang' yang digelar Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga mendapatkan antusias besar dari masyarakat.
Pasalnya, kegiatan langka yang menunjukkan ciri khas tradisi masyarakat Melayu sesungguhnya ini, jarang sekali ditemukan.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar juga memberikan apresiasi dan menyatakan kekagumannya terhadap kekompakan masyarakat Desa Tanjung Harapan.
Sehingga, acara Talam Sehidang ini bisa dikemas dengan sangat baik lewat gotong royong bersama.
Nizar bersama istrinya, Maratusholiha saat itu sempat mengunjungi beberapa stan dari tiap desa atau kelurahan yang memiliki keunikan tersendiri.
Mereka dijamu masyarakat dengan makan Talam Sehidang.
"Diharapkan ini (Talam Sehidang) ke depan jadi ikon Desa Tanjung Harapan. Apakah itu event tahunan atau event-event tertentu.
Ini harus jadi ikon khusus Desa Tanjung Harapan, bukan desa yang lain," kata Nizar saat diwawancarai TribunBatam.id, Rabu (5/1/2022) malam.
Baca juga: Talam Sehidang di Lingga, Hidupkan Budaya Masyarakat Melayu Tempo Dulu Dari Makan Bersama
Baca juga: Jemput Bola Rekam e-KTP, Disdukcapil Lingga Datangi Sekolah Sasar Siswa SMA
Menurutnya, kegiatan yang ditata tradisional ini, membangkitkan kembali nuansa Melayu tempo dulu.
Dari cara berpakaian, penataan stan, makan berhidang, sampai pada cara menghidang tetamu undangan saat hajatan.
Semuanya seolah mengembalikan suasana kearifan Melayu di masa lalu.
"Apa yang sudah dipertontonkan oleh pemerintah Desa Tanjung Harapan, ini luar biasa. Mengingatkan kembali bagaimana Melayu masa dulu. Kreativitas yang sangat pantas diapresiasi," ungkap Nizar.
"Tentunya, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Apalagi Kabupaten Lingga sudah tersohor sebagai Bunda Tanah Melayu," sambungnya.
Rencana dari pihak desa menjadikan kegiatan tersebut, sebagai rutinitas tahunan disambut baik pemerintah daerah.
Nizar meminta untuk perhelatan selanjutnya dapat dikoordinasikan, baik itu dengan Lembaga Adat Melayu maupun Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0701nizar-talam-sehidang.jpg)