Breaking News:

BERITA CHINA

Kekuatan China makin Nyata, Sekelas Negara Amerika dan Jepang Sampai Kerja Sama

Ketegangan antara China dan beberapa negara sepertinya belum juga usai di Tahun 2022. Malah tekanan kepada Beijing makin kencang dari Barat dan Jepang

alwaght.com
Parade kekuatan militer China - Kekuatan China makin Nyata, Sekelas Negara Amerika dan Jepang Sampai Kerja Sama 

TRIBUNBATAM.id - Ketegangan antara China dan beberapa negara sepertinya belum juga usai di Tahun 2022.

Malah tekanan-tekanan kepada Beijing makin kencang, seiring kian mendominasinya China di dunia.

Yang terbaru adalah, Negeri Paman Sam (AS) dan Negeri Samurai ( Jepang) mengikat kerja sama.

Dalam pertayaan terbaru, dua negara ini menyuarakan keprihatinan kuat tentang kekuatan China.

Amerika Serikat dan Jepang pada Jumat (7/1/2021), berjanji untuk bekerja sama melawan kekuatan China.

Namun, bukan China sepertinya jika tidak mengajukan protes tegas atas perjanjian dua negara tersebut.

"Kami menyesalkan dan dengan tegas menentang campur tangan besar-besaran dalam urusan dalam negeri China oleh AS, Jepang dan Australia, serta pemalsuan informasi untuk menodai China dan merusak solidaritas dan rasa saling percaya negara-negara di kawasan itu," kata Jubir Kementerian Luar Negri China, Wang Wenbin dalam konferensi pers harian di Beijing.

Baca juga: Tiongkok Amerika Serikat Adu Kuat Ekonomi, China Menangi Industri Teknologi, AS Ungguli Ventura

Baca juga: Menakar Ekonomi China di Dunia, Kenapa Made in China Banyak Ditemui

Sebagai informasi, komentar AS dan Jepang tentang kekuatan China, mengemuka dalam sebuah pernyataan bersama yang diikuti pertemuan virtual menteri luar negeri dan pertahanan AS dan Jepang.

Mereka menyoroti ancaman semakin nyata dari China, dan meningkatnya ketegangan atas Taiwan, telah menjadikan Jepang harus fokus pada kepentingan keamanan negaranya.

Para menteri kedua negara menyatakan keprihatinan bahwa upaya China "untuk merusak tatanan berbasis aturan" menghadirkan "tantangan politik, ekonomi, militer dan teknologi ke kawasan dan dunia", menurut pernyataan mereka seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (8/1/2022).

"Mereka memutuskan untuk bekerja sama untuk mencegah dan, jika perlu, menanggapi kegiatan yang tidak stabil di kawasan itu," katanya.

Para menteri kedua negara juga mengatakan mereka memiliki "keprihatinan serius dan berkelanjutan" tentang hak asasi manusia di wilayah Xinjiang dan Hong Kong China dan menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Baca juga: Tiongkok Puji Sikap Keras Kazakhstan ke Pengunjuk Rasa, Presiden China: Sangat Bertanggung Jawab

Baca juga: Ada Lawan? China: Kami akan Terus Memodernisasi Persenjataan Nuklir

Dalam pertemuan puncak virtual terpisah pada hari Kamis, Jepang dan Australia menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan.

Jepang yang pasifis memiliki hubungan ekonomi yang dekat dengan China, tetapi semakin khawatir bahwa Jepang dapat bergerak melawan Taiwan yang demokratis, yang diklaimnya sebagai bagian dari China.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved