BERITA CHINA
Menakar Ekonomi China di Dunia, Kenapa Made in China Banyak Ditemui
Ada beberapa alasan kenapa mengguritanya produk asal China menyebar ke penjuru dunia termasuk Indonesia, di mana pada produk tertulis Made in China
TRIBUNBATAM.id - China akhirnya berhasil mengambil peran penting bidang militer, ekonomi dan teknologi.
China yang tadinya bukan apa-apa oleh Barat, kini malah menjadi pesaing utama Negeri Paman Sam.
Kesampingkan dulu bidang militer Tiongkok, yang kekuaannya tidak perlu diragukan di darat, laut dan udara.
Kita berbicara soal kuatnya ekonomi China, yang membuat nyaris semua produk yang beredar tertulis "Made in China".
Ada beberapa alasan kenapa begitu mengguritanya produk asal China menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.
Dan berikut kenapa banyak produk "Made in China" di dunia seperti dilansir dari laman Investopedia: dia:
1. Upah pekerja rendah
China merupakan negara terpadat di dunia dengan populasi penduduk sekitar 1,39 juta orang.
Hal ini membuat tenaga kerja di China membeludak, sementara lapangan pekerjaan yang tidak dapat menampung semuanya.
Baca juga: Tiongkok Protes Keras! Amerika Serikat, Jepang Jalin Kerja Sama Militer, China Gandeng Rusia
Sesuai dengan hukum peawaran dan permintaan, jika tenaga kerja banyak dan lapangan kerja hanya sedikit tentu akan menjadikan upah para pekerja rendah.
Selain itu, mayoritas warga Negeri Panda ini merupakan kelas menengah ke bawah atau miskin, yang hidup di pedesaan.
China juga tidak mengikuti secara ketat undang-undang yang berkaitan dengan upah minimum pekerja, di mana hal ini yang lebih banyak dipatuhi negara barat.
Namun, situasi ini tampaknya berubah karena saat ini banyak provinsi di China melaporkan telah meningkatkan upah minimum daerahnya untuk mengikuti kenaikan biaya hidup sehari-hari.
Pada Januari 2020, tarif minimum pekerja di Shanghai adalah 3,16 dollar AS per jam atau Rp 45.297 dan 355,70 dollar AS per bulannya Rp5,09 juta.
Sedangkan di Shenzen, tarifnya adalah 2,91 dollar AS per jam atau Rp 41.715 dan 315,55 dollar AS per jam atau Rp4,52 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-banyaknya-produk-china.jpg)