AWAS Inilah Tempat Paling Berisiko Jadi Pusat Penuralan Varian Omicron
Para ahli sepakat sejumlah ada sejumlah tempat yang biasa dikunjungi masyarakat tanpa disadari bisa menjadi pusat penularan varian baru Omicron
TRIBUNBATAM.id - Muncul akhir 2019 silam, sampai kini Covid-19 masih terus menyerang masyarakat dunia.
Bukan itu saja, Covid-19 bermutasi dan membentuk varian-varian baru yang tak kalah ganas dari model awalnya.
Sempat membuat dunia heboh, nyatanya varian Delta bukan satu-satunya mutasi Covid-19 yang berbahaya.
Sebab, saat ini muncul lagi varian B.1.1.529 atau varian Omicron, yang dianggap lebih cepat menular daripada varian Covid-19 Alpha, Beta, Gamma maupun Delta.
Meski dampak Omicron dipandang lebih ringan dari Delta, namun jenis ini patut diwaspadai karena kecepatannya menulari manusia.
Para ahli sepakat, sejumlah tempat biasa dikunjungi masyarakat tanpa disadari jadi pusat penularan Omicron, yang antara lain:
Baca juga: BTKLPP Batam Deteksi 8 Kasus Probable Omicron di Kepri Selama Januari 2022
Baca juga: Atasi Omicron, Menkumham Yasonna Minta Warga Batam Tidak ke Luar Negeri Dulu
Pesawat
Penerbangan menggunakan pesawat meningkatkan risiko penularan varian Omicron dua hingga tiga kali lipat.
Walaupun sistem penyaringan udara di pesawat sangat efisien, penumpang berpotensi menjadi agen pembawa virus.
Pusat perbelanjaan
Pusat penularan varian Omicron selanjutnya adalah pusat perbelanjaan atau mall yang diketahui bisa diakses siapa pun untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Tempat ini sering kali dikerumuni oleh masyarakat, terlebih saat ada promosi suatu produk.
Maka tidak heran, jika pusat perbelanjaan meningkatkan risiko penularan Covid-19 pada orang yang tidak disiplin protokol kesehatan (prokes).
Baca juga: Ribuan Warga Bintan Sudah Dapat Vaksin Booster Covid-19 Cegah Varian Omicron
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 dan Probable Omicron di Batam Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah
Ruangan berventilasi buruk
Pakar penyakit menular, Dr Serhat menyarankan agar masyarakat menghindari berada dalam ruangan terbatas di mana orang-orang berada dalam jarak dekat satu sama lain seperti pesta atau pertemuan keluarga.
"Terutama ruangan yang ventilasinya tidak memadai, di mana orang tidak memakai masker atau menjaga jarak sosial, bisa menjadi tempat berkembang biaknya Omicron," kata Serhat dilansir dari Eat This, Sabtu (29/1/2022).
Bahkan, meski orang yang divaksinasi berada di tempat dengan ventilasi yang buruk pun masih berisiko tertular varian Omicron, kendati bergejala ringan seperti pilek, batuk, sakit kepala, hingga demam.
Rumah sakit
"Kecuali Anda memiliki keadaan darurat medis, hindari pergi ke rumah sakit," kata Hendija.
Dijelaskan Hendija, di rumah sakit banyak pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat.
Selain itu, Anda lebih mungkin bertemu dengan orang yang terinfeksi virus corona. Artinya, potensi penularan semakin tinggi.
Baca juga: MESKI Kasus Omicron di Batam Terus Bertambah, Orangtua Siswa Tolak Anaknya Kembali Belajar Online
Baca juga: 39 Warga Kepri Terpapar Omicron Hingga Akhir Januari 2022, Paling Banyak Warga Batam
Kerumunan orang
Berada di tengah kerumunan banyak orang seperti pesta, konser, atau makan di restoran membuat banyak orang kerap menurunkan kewaspadaan terkait prokes.
"Restoran dalam ruangan memicu risiko karena berada di dalam ruangan, menyentuh benda yang terkontaminasi, makan bersama tanpa memakai masker.
Tertawa, batuk dapat menyebarkan droplet yang terkontaminasi ke udara," papar apoteker di Farr Institute.
Olahraga di gym
Berolahraga di tempat gym yang tertutup merupakan salah satu pusat penularan Covid-19.
Pasalnya, olahraga menyebabkan seseorang bernapas lebih keras dan dapat mengeluarkan banyak udara yang mungkin sudah terpapar virus dan menularkannya kepada orang lain.
Baca juga: Omicron Masuk Batam, BTKL-PP Ungkap Data Terbaru, Paling Banyak Warga Batam
Baca juga: Data 8 Kasus Baru Covid-19 Varian Omicron Batam, Banyak Pelaku Perjalanan Luar Kota
"Jika tempat gym kurang berventilasi, hembusan napas akan bertahan di udara.
Ini meningkatkan kemungkinannya (penularan virus Omicron) dihirup oleh orang lain di gym," papar Bradley Katz, profesor di University of Utah Medical Center.
Transportasi umum
Menurut dokter di School of Medicine University of Zagreb, Dr Kristina Hendija, virus corona sangat cepat menyebar melalui udara.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa virus tetap berada di udara selama 15 menit dan masih dapat terhirup oleh penumpang yang berada di transportasi umum.
Baca juga: Kepri Dapat Bantuan Alat Deteksi Covid-19 Omicron, Diprediksi Tiba di Batam April 2022
Baca juga: Kadinkes Benarkan 5 Warga Batam Positif Omicron, Berikut Riwayat Perjalanannya
.
.
.
(*/ TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1812_omicron.jpg)