BINTAN TERKINI
Hampir 7.000 Warga Bintan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga
6.980 warga Bintan sudah divaksin Covid-19, dan 6.604 di antaranya merupakan warga Bintan dengan usia di atas 18 tahun.
Penulis: Alfandi Simamora |
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Sebanyak 6.980 warga Bintan sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis ke lll atau Booster.
Dari 6.980 orang warga Bintan yang sudah divaksin Covid-19, ada sebanyak 6.604 orang warga di atas usia 18 tahun ke atas sudah vaksin.
Sementara lansia ada sebanyak 376 orang yang sudah divaksin Covid-19.
Jumlah itu terlihat dari laporan Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri, 4 Februari 2022 kemarin.
Sementara itu,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni menuturkan, bahwa vaksinasi dosis ketiga sasarannya adalah masyarakat yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan lanjut usia (lansia) serta kelompok rentan lainnya.
"Sementara untuk jenis vaksin booster yang digunakan jenis Pfizer dan Moderna," tuturnya,Minggu (6/2/2022).
Gama juga menuturkan, syarat dan ketentuan penerima vaksinasi Covid-19 tentu sudah dua dosis, baik Sinovac atau Astrazeneca dua dosis.
Usia maksimal 18 tahun ke atas dan sudah 6 bulan dari suntikan dosis kedua.
"Berarti kalau terakhir vaksin dosis kedua bulan Juni dan Juli sebelum tanggal 30 tahun 2021 sudah bisa menerima vaksinasi dosis kedua,"ujarnya.
Baca juga: Sejumlah Harga Bahan Pangan Pasar Inpres Tarempa Mulai Turun
Baca juga: PROTES Lahan Miliknya Diserobot Perusahaan, Masyarakat Sungai Raya Karimun Gelar Demo
Gama juga menjelaskan,masyarakat Kabupaten Bintan yang ingin mendapatkan vaksinasi Dosis ke lll atau Booster bisa langsung mendatangi Puskesmas dan RS terdekat yang ada di Kabupaten Bintan.
"Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin dosis ke lll atau Booster silahkan datang ke Puskesmas dan RS terdekat,"terangnya.
Gama juga menjelaskan, bahwa manfaat dan kegunaan vaksinasi dosis ke lll atau Booster ini sangatlah baik.
Di mana sebelum dilaksanakan sudah ada penelitian terlebih dahulu.
Adapun hasil daripada penelitian setelah 6 bulan kadar dari antibodi vaksinasi yang kedua tergolong menurun.
Maka untuk meningkatkan daripada kadar antibodi, tubuh perlu dilakukan peningkatan dengan yang di sebut Booster.