Kronologi Kapal Tanker Marshall Islands Diusir Bakamla RI dan TNI AL di Selat Malaka
Kapal tanker MT Chemstar Sapphire berkebangsaan Marshall Islands saat itu berada di jalur internasional Selat Malaka, dalam keadaan tak bergerak
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapal tanker Marshall Islands berhasil diusir Bakamla RI dan TNI AL saat berada di perairan Selat Malaka, Kamis (10/2/2022).
Kapal tanker tersebut diusir karena melaksanakan drifting di jalur internasional Selat Malaka.
Kejadian itu berawal saat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI mendeteksi sebuah kapal mencurigakan di perairan Selat Malaka.
Kapal tersebut kemudian diidentifikasi sebagai kapal tanker MT Chemstar Sapphire berkebangsaan Marshall Islands.
Saat dideteksi, MT Chemstar Sapphire berada di tengah jalur internasional Selat Malaka, dalam keadaan tidak bergerak.
Tindakan ini dinilai mencurigakan dan membahayakan pelayaran bagi kapal lain.
Temuan ini kemudian dilaporkan kepada Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla, guna menggerakkan unsur patroli Bakamla terdekat untuk memeriksa MT Chemstar Sapphire.
Lantaran KN Belut Laut-406 sebagai unsur terdekat Bakamla RI berada di perairan Belawan, sehingga Laksma Bakamla Bambang Irawan memerintahkan untuk memonitor unsur patroli terdekat dan didapati ada KRI Kartoang-872.
Baca juga: Berbatas Singapura, Jurnalis Jelajah Pulau Terluar Batam di Selat Malaka
Baca juga: Bakamla Bawa Kapal Illegal Fishing Asal Vietnam ke Batam, Hasil Patroli Laut Natuna Utara
Sinergi yang terjalin kuat, KRI Kartoang-872 langsung meluncur ke perairan Selat Malaka dan mendekati target MT Chemstar Sapphire pada koordinat 04 11,380 U - 099 37,095 T.
Setibanya di lokasi pukul 12.45 WIB, KRI Kartoang-872 melaksanakan shadowing dan melakukan komunikasi menggunakan gelombang radio.
Dari komunikasi tersebut, KRI Kartoang-872 mendapatkan informasi MT Chemstar Sapphire mengaku melaksanakan drifting sejak 9 Febuari 2022 malam dengan alasan menunggu perintah gerak lebih lanjut untuk sandar di Belawan.
Komandan KRI Kartoang-872 lalu memerintahkan MT Chemstar Sapphire untuk bergerak menuju area lego jangkar di perairan Belawan dengan pertimbangan drifting di perairan internasional yang dilakukan sangat membahayakan pelayaran kapal lainnya.
Setelah koordinasi dengan pihak agen, MT Chemstar Sapphire langsung bergerak menuju daerah lego di perairan Belawan.
Selanjutnya, KRI Kartoang-872 melanjutkan patroli sektor.
Kegiatan pengusiran tersebut dilakukan dengan baik dan tidak ada perlawanan dari pihak kapal.
(*/TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1102kapal-tanker-marshall-islands.jpg)