Breaking News:

DAFTAR 3 Provinsi di Indonesia dengan Tingkat Penularan Covid-19 Sangat Tinggi Versi WHO

Saat ini ada tiga provinsi di Indonesia yang dinyatakan berada pada tingkat penularan masyarakat yang sangat tinggi (CT4) versi WHO. Mana saja?

TribunBatam.id/Kompas.com via Shutterstock
Saat ini ada tiga provinsi di Indonesia yang dinyatakan berada pada tingkat penularan masyarakat yang sangat tinggi (CT4) versi WHO. Foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Saat ini, ada tiga provinsi di Indonesia yang dinyatakan berada pada tingkat penularan masyarakat yang sangat tinggi (CT4) versi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Penilaian itu berdasarkan data kasus Covid-19 yang tercatat pada periode 7 hingga 13 Februari 2022.

"Insiden kasus mingguan Covid-19 per 100.000 penduduk adalah 641,2 di DKI Jakarta, 204,3 di Bali, dan 188,3 di Banten," sebut WHO dalam Covid-19 Situation Report in Indonesia, dikutip Jumat (18/2/2022).

"Berdasarkan pedoman interim WHO, ini berarti, ada risiko yang sangat tinggi untuk infeksi Covid-19 terhadap populasi umum dan insiden lokal yang sangat tinggi, kasus tersebar luas terdeteksi dalam 14 hari terakhir," kata WHO.

Lembaga di bawah naungan PBB ini pun memperingatkan, dalam beberapa minggu mendatang, lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan bisa terjadi di provinsi lain di Indonesia.

Karena itu, tindakan pencegahan harus diperkuat.

Menurut WHO, kasus mingguan Covid-19 di Indonesia selama periode 7-13 Februari melonjak 68% dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Sementara angka kematian akibat Covid-19 melesat 148% ketimbang minggu sebelumnya.

Baca juga: KASUS Covid-19 Meledak, Warga Negara Ini Terancam Denda Rp 18,4 Juta Jika Menolak Dites

Baca juga: ATURAN BARU! Negara Ini Bakal Larang Warga yang Lahir Setelah 2005 Merokok, Ini Alasannya

Di periode yang sama, WHO melaporkan, sebanyak 30 provinsi di Indonesia mengalami peningkatan 100% atau lebih kasus Covid-19.

Dua provinsi melonjak di atas 500%: Gorontalo (635%) dan Kalimantan Utara (505%). 

"Protokol kesehatan masyarakat dan tindakan sosial yang ketat, seperti penggunaan masker, menjarak jarak, ventilasi yang baik dalam ruangan, dan kebersihan tangan, harus terus diterapkan di seluruh negeri," imbuh WHO.

Sementara secara nasional dan wilayah Jawa- Bali, organisasi yang bermarkas di Jenewa, Swiss, itu menambahkan, berada pada pada tingkat penularan masyarakat yang tinggi (CT3) selama periode 7-13 Februari. 

"Analisis tingkat provinsi dan kabupaten/kota diperlukan untuk mengevaluasi tren ini, dan mengidentifikasi klaster diikuti dengan tindakan penahanan seperti isolasi kasus dan karantina untuk kontak dekat," kata WHO. (kontan.co.id)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved