Operasi Militer Khusus Rusia Hantam Ukraina, Volodymyr Zelensky Minta Warganya Melawan
Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan operasi militer khusus terhadap Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky pun meminta warganya angkat senjata
TRIBUNBATAM.id - Langkah Rusia untuk melancarkan serangan militer ke Ukraina bukan isapan jempol belaka.
Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan untuk melancarkan operasi militer khusus ke negara di Eropa Timur itu, Kamis (24/2/2022) waktu setempat.
Armada tempur hingga persenjataan militer Rusia dilaporkan memporak-porandakan sejumlah kota di Ukraina.
Sebelumnya, Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk.
Eks Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahkan menyebut langkah Vladimir Putin merupakan sesuatu yang jenius.
Baca juga: Dampak Perang Rusia vs Ukraina ke Indonesia, Penyesuaian Harga BBM
Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Sirine Serangan Udara Terdengar di Kiev
Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus terhadap Ukraina untuk menghilangkan apa yang disebutnya sebagai ancaman serius.
Pasukan Rusia juga menginvasi Ukraina dari Belarus.
Serangan juga diluncurkan dari wilayah Crimea yang dicaplok Rusia, sebagaimana dilaporkan dinas penjaga perbatasan Ukraina.
Rentetan tembakan terdengar di dekat Kiev.
Ukraina melaporkan iring-iringan pasukan melintasi perbatasannya ke arah timur wilayah Chernihiv, Kharkiv dan Luhansk.
Pasukan Rusia lainnya tiba dari laut di Odessa dan Mariupol di bagian selatan.
Suara-suara ledakan terdengar sebelum dini hari di Kiev.
Baku tembak terjadi di dekat pelabuhan utama dan suara sirene meraung di kota itu.
Lantas, apa alasan Putin menyerang Ukraina?
Baca juga: China - Rusia Makin Mesra, Serang Balik NATO Pimpinan Amerika Serikat Ihwal Ukraina
Baca juga: Ganjar Pranowo Kagum Dubes Ukraina Paham Sejarah Bangsa Indonesia
Putin mengatakan, salah satu alasannya menyerang Ukraina adalah para pemimpin kelompok separatis di Ukraina timur meminta bantuan Rusia.
"Sehubungan dengan itu, saya membuat keputusan untuk mengadakan operasi militer khusus. Tujuannya adalah untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran pelecehan dan genosida dari rezim Kiev selama delapan tahun. Dan untuk tujuan ini, kami akan berusaha untuk mendemiliterisasi Ukraina dan mengadili mereka yang melakukan banyak kejahatan berdarah terhadap orang-orang damai, termasuk warga negara Rusia," kata Putin sebagaimana dilansir TASS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/konflik-rusia-vs-ukraina-terkini.jpg)