NATUNA TERKINI
Sport Tourism dan Potensi Kelautan di Natuna Mulai Dilirik Kemenpora dan KKP
Sport tourism dan sport sciance mulai dilirik oleh Kemenpora dan KKP untuk dikembangkkan dan akan dituangkan ke dalam sejumlah event menarik wisatawan
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda mengunjungi kantor Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang juga dihadiri oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Kunjungan orang nomor dua di Natuna itu dalam rangka untuk melakukan penjajakan kerja sama di bidang sport tourism.
Wakil Bupati Natuna melalui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Hardinansyah mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Kemenpora dengan Pemerintah Kabupaten Natuna pada awal Februari kemarin.
Pemerintah Kabupaten Natuna menawarkan sport tourism yang dibalut dengan Geopark Natuna.
"Kita bungkus dengan festival Geopark Natuna. Nanti di dalamnya ada fishing, triatlhon, berburu babi yang sifatnya sport tourism," ujar Hardinansyah, Sabtu (26/2/2022).
LPDUK akan mendukung Natuna dari segi pengembangan sport industry, sport tourism, dan sport science.
Diperkirakan mereka akan mengunjungi Kabupaten Natuna pada pertengahan Maret mendatang.
Baca juga: Corona di Natuna Makin Menjadi, Kasus Baru Tambah 18 Sehari, 13 di Antaranya Kontak Erat
Baca juga: BPN Natuna Dapat Kuota PTSL 4.900 Persil, Tersebar di 7 Kecamatan
Sementara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) juga mendukung rencana pengembangan Natuna.
Potensi besar yang ada di Natuna harus dimaksimalkan, terlebih dengan dukungan program KKP di antaranya Kampung Nelayan Maju dan permodalan bergulir LPMUKP.
Modal tersebut dapat dipinjam oleh pelaku usaha kelautan dan perikanan dengan suku bunga yang sangat rendah, yakni 3 persen per tahun.
Modal tersebut berasal dari pengusaha perikanan di Muara Baru sebesar Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.
"Ada pengusaha di Muara Baru dan KKP yang mau ke Natuna. Mereka punya modal besar. Tahun 2021 modalnya tidak habis dari target sebesar Rp 1,2 triliun," katanya.
Penjajakan kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna tersebut sejalan dengan lima pilar program pengembangan Presiden Jokowi untuk Natuna, yakni kelautan dan perikanan, migas, pariwisata, lingkungan hidup, dan pertahanan dan keamanan.
Oleh karena itu, pengembangan Natuna memerlukan dukungan dari berbagai pihak. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27022022wakil-bupati-natuna-rodhial-huda.jpg)