Cara Menyimpan Madu agar Bisa Bertahan Bertahun-tahun, Salah Satunya Jangan Simpan di Kulkas
Madu sangat baik dikonsumsi untuk usia berapa saja, entah itu dikonsumsi langsung atau jadi campuran makanan maupun minuman.
TRIBUNBATAM.id - Salah satu pemanis terbaik alami dan minim dampaknya pada kesehatan adalah madu.
Madu sangat baik dikonsumsi untuk usia berapa saja, entah itu dikonsumsi langsung atau jadi campuran makanan maupun minuman.
Ada sangat banyak penelitian yang menyebutkan tentang manfaat madu bagi kesehatan.
Pada dasarnya jenis makanan ini juga sangat tahan lama.
Bahkan jika menyimpannya dengan benar, madu bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Sayangnya menyimpan madu yang salah membuat khasiatnya berkurang dan yang terparah madu tak bisa lagi digunakan.
Beberapa cara bisa dilakukan agar maduk yang disimpan bisa tahan lama saat digunakan kembali.
Baca juga: 5 Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan dengan Bahan Herbal, Termasuk Mengonsumsi Madu
Baca juga: Owner Usahaku, Havis Madu Jaya Dikabarkan Sembunyi di Bangka Belitung, Fakta Atau Hoaks?
Simpan dalam wadah tertutup
Dilansir dari The Spruce Eats, sebaiknya simpan madu dalam wadah tertutup.
Bisa menggunakan wadah aslinya atau menggunakan wadah dari plastik atau stoples kaca.
Namun yang pasti jangan gunakan wadah dari logam untuk menyimpan madu karena bisa terjadi oksidasi.
Jangan simpan di kulkas
Menurut Ketua Kelompok Tani (KTH) Sadar Tani Muda Desa Bojongmurni Iyan Supriyadi, madu cukup sensitif terhadap suhu.
"Di suhu tertentu dia akan mengalami kerusakan. Makanya penyimpanan madu itu enggak disarankan di dalam freezer atau di dalam kulkas," terang Iyan yang juga seorang peternak lebah madu di Desa Bojongmurni, di kaki Gunung Pangrango.
Cukup simpan madu di suhu ruang yang tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu lembab.
"Karena ketika kita menyimpan dalam waktu yang lama di dalam kulkas itu khawatir akan merusak kandungan yang ada di dalam madu," imbuh Iyan.
Baca juga: Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Diabetes, Pemanis Buatan hingga Madu
Baca juga: Sering Digunakan untuk Pemanis Kue atau Minuman, Ini Perbedaan Gula Merah dengan Gula Aren
Simpan di suhu ruang
Madu bisa jadi malah mengeras ketika disimpan dalam kulkas.
Jika sudah begitu, akan agak sulit untuk menggunakan madu dalam waktu cepat karena kamu harus menghangatkannya dulu agar madu bisa kembali cair.
Maka dari itu, lebih baik simpan madu dalam suhu ruang.
Jika suhu di tempat tinggalmu cenderung hangat atau bahkan panas, maka cari tempat yang paling dingin di dapurmu.
Hindari sinar Matahari
Selain itu, Iyan juga menyarankan untuk menyimpan madu di area dapur yang terhindar dari sinar matahari langsung atau pun sumber panas lainnya, seperti kompor.
Pasalnya, ia beberapa kali mengalami kejadian tak enak ketika tak sengaja menyimpan madu yang terkena sinar matahari langsung.
"Ketika dia terkena terik matahari itu sering ada reaksi. Dia akan berbuih atau bergas. Pernah juga saya kejadian beberapa kali sampai meledak," pungkas Iyan.
Baca juga: Bukan Cuma Pemanis, Gula Ternyata Pernah Jadi Obat dan Simbol Kerajaan, Simak Sejarahnya
Baca juga: Segudang Khasiat Madu untuk Kesehatan, Ternyata Sudah Digunakan Sejak 8.000 Tahun Lalu
Hindari kontaminasi dengan cairan
Selain itu hindari kontaminasi madu dengan cairan apa pun.
Simpanlah madu dalam wadah yang tertutup rapat.
Gunakan juga sendok yang kering setiap kali kamu ingin mengambil madu.
Air sedikit saja akan bisa menyebabkan reaksi fermentasi pada madu.
Fermentasi pada madu nantinya akan menghasilkan mead.
Proses tersebut akan mengurangi kualitas pada madu.
Baca juga: Sumber Vitamin dan Mineral, Inilah 8 Manfaat Madu Untuk Kesehatan Anak di Atas 1 Tahun
Baca juga: Cara Menghilangkan Keloid Secara Alami, Kembalikan Kulit Indah dengan Madu hingga Aspirin
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id/ Lia Sisvita Dinatri)