Senin, 20 April 2026

KEPRI TERKINI

RENCANA Gubernur Kepri Ansar Ahmad Atasi Harga Bahan Pokok Naik

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengakui naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok. Ia telah menyiapkan sejumlah rencana untuk mengatasi hal itu.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Pemprov Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengakui kondisi sejumlah harga bahan kebutuhan pokok mulai naik. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belakangan menjadi atensi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Sejumlah harga kebutuhan pokok yang naik itu meliputi minyak goreng, cabai merah, daging hingga gas elpiji.

Kondisi ini jelas dikeluhkan warga Kepri, khususnya ibu rumah tangga.

Apalagi kondisinya saat daerah masih pandemi covid-19.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengakui bahwa telah terjadi kenaikan sejumlah bahan pokok.

Ia berencana akan membahas terkait hal ini.

"Iya kami akan segera rapatkan. Kemarin memang fokus dan kontrol terkait naiknya harga minyak goreng. Memang belakangan ini malah bahan pokok lainnya terjadi lonjakan," ujarnya, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Jelang Ramadan 1443 H, Pemkab Anambas Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Bahan Pokok

Baca juga: Gubernur Kepri Wajibkan Fasilitas Umum dan Area Perkantoran Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Ansar Ahmad menyampaikan, rapat tersebut tentunya bagaimana mengantisipasi tidak terjadinya lonjakan harga bahan pokok, apalagi mau menyambut bulan suci Ramadan.

"Kami juga lihat dengan kekuatan APBD dan menggandeng pihak terkait adakan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat," ucap Ansar Ahmad.

Selain itu, Ansar juga akan menghimpun para pengusaha di Kepri, agar kiranya membantu masyarakat Kepri dalam bantuan sembako.

Ansar Ahmad mengungkap naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok kemungkinan terjadi pada produksi bahan pokoknya.

Kondisi ini berdampak pada nilai jualnya.

"Karena itu, kami lihat masing-masing marginnya dulu," ujarnya.

Namun, bila kenaikan harga dikarenakan momen menyambut bulan Ramadan, Ansar Ahmad mengatakan akan melakukan intervensi.

"Kadang-kadang pengusaha kan juga pintar. Kalau naiknya dekat hari raya, tingkat kebisingan juga luar biasa. Jadi bisa aja dinaikkan dari awal. Jadi pas lebaran atau sudah dekat jadi biasa saja tanggapan masyarakat. Tapi itu masih kita cek dulu apakah benar begitu," ucapnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved