Breaking News:

BATAM TERKINI

VIRAL! Video Konsumen Marahi Pedagang Tos 3000 Soal Timbangan, Disperindag Batam Bakal Bertindak

Disperindag Batam akan bertindak terkait beredarnya video viral seorang konsumen yang memarahi pedagang di Tos 3000 karena merasa dicurangi.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan Disperindag sudah melakukan pengecekan terkait tera ulang timbangan pedagang Tos 3000 Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi Juniawanti, seorang konsumen yang memarahi pedagang di pasar Tos 3000 karena menuding ada kecurangan dalam menimbang barang jualan menjadi perhatian khusus Disperindag Kota Batam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, saat ditemui Tribun Batam mengatakan bahwa, pihaknya sejauh ini sudah melakukan pengecekan terkait tera ulang timbangan pedagang tersebut.

“Dalam waktu dekat semua timbangan baik yang di Jodoh maupun di pasar lainnya itu semua tetap kita lakukan tera ulang," sebut Gustian, Senin (14/3/2022).

Terkait kejadian yang viral di media sosial tersebut, Gustian menyebut, itu adalah perbuatan oknumnya.

Sementara, tindaklanjutnya, kata Gustian, terlalu sulit untuk membuktikannya dikarenakan oknum-oknum pedagang menghilangkan barang buktinya.

“ Kadang-kadang mereka (pedagang) ada dua alat timbangan. Satu yang di tera dan satunya disimpannya, kebanyakan seperti itu,” jelasnya.

Gustian menegaskan bahwa, pihaknya akan menindak tegas kepada oknum-oknum yang terbukti melakukan kecurangan.

“Kalau nanti memang tidak sesuai (terbukti) dengan peruntukannya, kita tindak sesuai prosedur,” sebutnya.

Baca juga: Di Batam, Pandemi Covid-19 Kini Dianggap Endemi, Ini Pesan Rudi dan Amsakar

Baca juga: Wakil Walikota Batam Amsakar dan Istri Ikut Panen Raya Pertama SMPN 12 Batam

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada para pedagang baik yang di Pasar Jodoh dan lainnya untuk mengutamakan kejujuran mengingat kondisi saat ini lagi kesulitan ekonomi.

“Kami mengimbau kepada seluruh penjual untuk lebih jujur, karena kondisi sekarang memang agak lebih memprihatinkan,” ucapnya.

Sementara itu, Juniawanti saat dihubungi Tribun Batam mengaku dirinya merasa kesal kepada oknum pedagang tersebut lantaran sering melakukan penipuan terhadap pembeli termasuk dirinya.

"Kejadian ini bukan merupakan kali pertama. Ia mengaku sebelumnya juga ditipu oleh oknum pedagang tersebut," ujarnya kepada Tribun Batam Minggu (13/3/2022) sore.

Dikatakannya, sebagai bentuk kekesalannya dirinya sengaja marah-marah dan memviralkan kelakuan oknum pedagang tersebut.

"Saya tadi pagi beli cabe dikurangi banyak oleh si penjual pak. Ini bukan sekali saja. Hari ini saya sengaja beli dan timbang kembali di rumah saya. Dan hasilnya sangat beda. Awalnya saya beli 1 kg setelah saya timbang di rumah ternyata cuma 7 ons saja," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved