Senin, 13 April 2026

3 Hotel Berbintang di Batam Dikabarkan Bakal Gulung Tikar, Reaksi Kepala Disbudpar?

Beredar kabar ada tiga hotel berbintang di Batam akan tutup, Kadispar Batam Ardiwinata sebut, hingga kini belum ada laporan resmi ke pihaknya

Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata (Kadisbudpar) Batam, Ardiwinata 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Selama pandemi Covid-19 satu per satu sektor perhotelan di Batam tutup karena tak kuat menahan hantaman pandemi covid-19.

Ditambah lagi belum stabilnya pemulihan pariwisata, turut memberikan dampak kepada pelaku wisata.

Baru-baru ini, beredar kabar tiga hotel berbintang di Batam akan tutup. Jika ini benar terjadi, tentu akan menambah daftar hotel yang tutup di Batam selama pandemi covid-19.

Dimintai tanggapannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengaku, sampai saat ini belum ada informasi penambahan hotel yang tutup.

Meski pun ada informasi yang menyebutkan ada tiga hotel yang tengah bersiap untuk mengakhiri masa aktif mereka.

"Secara resmi belum ada. Bahkan komunikasi via telpon atau lainnya juga belum," tuturnya.

Menurutnya, hotel yang tutup bisa karena memang tidak difungsikan lagi, atau bisa juga karena berganti manajemen. Biasanya hotel tak mampu bertahan karena tingkat okupansi yang rendah, sehingga tidak sanggup menutup biaya operasional.

"Namun sejauh ini biasanya banyak juga yang ganti manajemen. Tapi ada juga yang tutup total," kata Ardi.

Baca juga: GUBERNUR Kepri Sebut Ada 3 Hotel Berbintang di Batam Bakal Gulung Tikar, Hotel Apa Saja? 

Baca juga: Dapat Kepastian, Gubernur Kepri Gesa Pembebasan Lahan untuk Jembatan Batam Bintan

Ia mengakui selama ini Batam sangat bergantung dari wisawatan mancanegara (wisman), sedangkan wisatawan nusantara (wisnus) tidak terlalu mempengaruhi.

Itu akibat belum maksimalnya pembukaan pintu masuk Batam ke Singapura, dan Malaysia yang notabene merupakan penyumbang terbesar untuk Batam.

"Memang sudah dibuka, tapi sepertinya kedua negara hati-hati terkait program travel bubble atau lainnya yang diluncurkan pusat. Sebab ini kan sudah masuk bilateral," ujarnya.

Mengenai informasi penutupan tiga hotel di Batam tersebut, menurutnya bisa disebabkan karena sepi dari pengunjung.

Sedangkan biaya operasional terus ada. Kepastian rencana penutupan hotel ini masih belum didapat pihaknya.

"Kalau sudah lapor tentu kami tahu. Tapi saya berharapnya pengelola hotel bisa bertahan. Sebab dalam waktu dekat ini suasana akan kembali normal. Sehingga hotel bisa kembali ke masa jayanya," tutur mantan Sekretaris Disbudpar ini.

Lebih lanjut, Pemerintah juga tengah melakukan percepatan pemulihan sektor pariwisata. Hampir semua program yang memudahkan masuknya wisman tengah dikerjakan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved