Sabtu, 9 Mei 2026

DISKOMINFO NATUNA

Natuna Punya Resort Bintang Lima, Bupati Sambut Baik Investasi Pariwisata Jeevawasa Group

Bupati Natuna Wan Siswandi sebut pihaknya sambut baik investasi pariwisata untuk membuka resort berskala bintang lima dari Jeevawasa Group

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Pemkab Natuna foto bersama dengan Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Natuna tengah fokus membangun sektor pariwisata di daerah terdepan Indonesia itu pada tahun 2022.

Hal ini dapat dilihat dari dukungan Pemkab Natuna terhadap masuknya investor di bidang pariwisata.

Baru-baru ini, Pemkab Natuna menerima kunjungan dari Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022).

Bupati Natuna, Wan Siswandi saat itu didampingi Sekda Natuna, Boy Wijanarko serta beberapa Kepala OPD Natuna yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Natuna.

Wan Siswandi menyampaikan bahwa Pemkab Natuna menyambut baik investasi mereka untuk membuka resort berskala bintang lima dan menjadi satu-satunya di Indonesia dari Jeevawasa Group.

Adiwana merupakan salah satu produk dari Jeevawasa, sebuah perusahaan design develop deliver yang merancang resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna.

Mereka hadir lengkap satu tim di antaranya, direktor off operation Nana Mega, Darwin Mandoni, (resort manager), Yolanda (sales manager), Eka Ariawan (directer off sales).

Dalam sambutannya, Wan Siswandi menegaskan, dirinya sangat mendukung adanya investor yang mau mengembangkan usahanya seperti Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna.

Baca juga: Bupati Wan Siswandi Tutup Musrenbang Natuna, Ada 3 Skala Prioritas Pembangunan 2023

Baca juga: Natuna Punya Wisata Mangrove Terluas di Kepri, Buralimar Dorong Promosi Lewat Media

Menurutnya, pembangunan pariwisata selain program pemerintah, juga menjadi skala prioritas oleh Presiden Indonesia Joko Widodo, yang terkenal dengan 5 percepatan pembangunan di Natuna.

Di antaranya sektor Pertahanan, Perikanan, Pariwisata, Migas dan Lingkungan Hidup.

Suasana kunjungan pertemuan Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna dengan Pemkab Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022).
Suasana kunjungan pertemuan Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna dengan Pemkab Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022). (tribunbatam.id/istimewa)

"Untuk pariwisata tanpa adanya campur tangan dari pihak investor, maka akan susah untuk maju. Nah kami pemerintah daerah sangat bersyukur dengan adanya pembangunan resort di Natuna ini," kata Wan Siswandi.

Dalam pertemuan tersebut, Wan Siswandi juga menghadirkan dinas terkait yang masuk dalam Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata (BP3) Natuna, agar dapat mendengar langsung apa yang menjadi kendala bagi pengelola Adiwana Jelita Sejuba Natuna.

Ia menjelaskan bahwa, pembangunan pariwisata juga tidak bisa berjalan sendiri kalau hanya mengandalkan Dinas Pariwisata saja.

Pemkab Natuna foto bersama dengan Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022)
Pemkab Natuna foto bersama dengan Tim Resort Adiwana Jelita Sejuba Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (23/3/2022) (tribunbatam.id/istimewa)

Karena harus ada sarana dan prasarana dasar lainnya yang harus dipenuhi, seperti halnya akses jalan, listrik, air dan telekomunikasi yang teknisnya berada di dinas lain yang tergabung dalam BP3 Natuna.

"Yang terpenting lagi, saya minta kepada dinas perizinan kabupaten untuk mempermudah proses administrasi yang dibutuhkan. Nah yang terpenting lagi, saya minta kepada dinas terkait agar jangan memungut biaya atau retribusi pajak dulu, biarlah dulu berkembang"

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved