Sabtu, 25 April 2026

Ternyata Ini Penyebab Kehamilan meski Sudah Pakai Alat Kontrasepsi

Peluang kehamilan masih ada ketika memakai kondom saat aktivitas bercinta. Untuk itu cara ini bisa diperhatikan agar kondom efektif cegah kehamilan

thinkstock
Ilustrasi - Ternyata Ini Penyebab Kehamilan meski Sudah Pakai Alat Kontrasepsi 

TRIBUNBATAM.id - Sejumlah pasangan pengantin baru maupun pasutri yang sudah memiliki anak, mungkin saja ingin menunda kehamilan.

Menunda kehamilan tentunya tidak serta merta membuat pasutri sama sekali berhenti melakukan aktivitas bercinta.

Salah satu yang bisa dilakukan agar aktivitas bercinta tetap bisa dilakukan tanpa khawatir istri hamil adalah dengan memakai kondom atau alat kontrasepsi.

Kondom dianggap efektif mencegah kehamilan, meski tetap ada risiko meski sudah memakainya.

Umumnya penyebab kehamilan walau sudah memakai kondom karena cara pemakaian yang salah.

Meski demikian peluang terjadinya kehamilan kecil jika kondom dipakai dengan cara yang benar.

Planned Parenthood menjelaskan, kondom yang biasa dipakai pria efektif mencegah kehamilan hingga 98 persen.

Meski peluang kehamilan kecil, langkah ini bisa diperhatikan agar kondom efektif mencegah kehamilan:

Baca juga: Perwira Polisi Berpangkat AKBP Terancam Dipecat Usai Terlibat Kasus Pencabulan, Kondom Jadi Bukti

Baca juga: Pasangan Muda Lemas Digerebek Usai Mesum, Polisi: Kenapa Kondomnya Sudah Terbuka?

Ukuran

Penting untuk memakai kondom dengan ukuran tepat.

Produsen kodom biasanya menyediakan dua ukuran yang dikenal dengan istilah 'pas' dan 'XXL'.

Memang tidak dijelaskan secara detail ukuran kondom.

Tapi kebanyakan kondom ukuran standar cocok untuk sebagian besar penis.

Ketika dipakai, kondom seharusnya meregang dan panjangnya pas dengan penis.

Apabila ternyata ukuran penis lebih panjang dari kondom, maka seharusnya memilih kondom XXL.

Tapi beberapa pria dengan penis lebih besar memilih memakai kondom ukuran standar agar lebih ketat.

Sebaliknya, ada pria yang tidak nyaman memakai kondom ukuran pas.

Mereka memilih memakai kondom berukuran lebih besar.

Hal inilah yang kemudian bisa meningkatkan risiko kehamilan walau sudah memakai kondom.

Karenanya penting untuk menyesuaikan ukuran kondom dengan ukuran penis.

Baca juga: Wow! 320 Ribu Kondom Bekas Olahan Siap Dijual Lagi

Baca juga: Polisi Razia PUB & Karaoke, Ada Kondom dan Celana Dalam, Ternyata Pemandu Lagu Sediakan Jasa Birahi

Penyimpanan

Beberapa pria menyimpan kondom di dompet untuk keadaan "darurat".

Tapi ternyata itu bukan cara yang baik untuk menyimpan kondom.

Panas tubuh dan gesekan dapat merusak kondom karena dompet cenderung diletakkan di kantung celana.

Dengan begitu dapat menurunkan kualitas kondom.

Tidak disarankan pula menyimpan kondom di dalam mobil, kamar mandi atau saku dalam waktu lama.

Sebaiknya simpanlah kondom di tempat yang sejuk seperti laci atau lemari.

Lalu apabila berencana bepergian dan bercinta di tempat lain, masukkan kondom ke tempat perlengkapan mandi, dompet koin atau kantung di samping tas beberapa jam sebelum digunakan.

Tanggal kedaluwarsa

Kondom memiliki tanggal kedaluwarsa dan jangan sampai menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa.

Telitilah sebelum membeli dan menggunakan kondom dengan memeriksa tanggal kedaluwarsanya lebih dulu.

Baca juga: Satpol PP Bongkar Prostitusi Berkedok Massage, Setiap Trapis Ternyata Sediakan Kondom

Baca juga: Polisi Gagalkan Pesta Seks Booking Hotel Siswa-Siswi SMP, Sita Kondom hingga Obat Kuat Habis Pakai

Apabila ternyata masih bisa digunakan, langkah selanjutnya yang harus digunakan adalah memeriksa kondisi fisik.

Periksa dengan cermat dan pastikan tidak ada kerusakan atau lubang sekecil apa pun.

Jika semua aman, kondom dapat digunakan saat bercinta.

Ketelitian

Kondom eksternal yang bisa digunakan pria dipasang setelah penis ereksi, tepat sebelum penetrasi dilakukan.

Pastikan dengan teliti kondom menutupi seluruh penis, dari kepala hingga pangkal.

Jangan sampai ada gelembung udara.

Dot di ujung kondom juga tidak boleh mengandung udara karena dibutuhkan untuk menyimpan air mani saat ejakulasi.

Pemakaian

Seperti yang dikatakan sebelumnya, pakailah kondom dengan cara yang tepat setelah penis benar-benar ereksi.

Kondom harus pas seperti beanie, bukan topi mandi.

Baca juga: Polisi Lihat Kondom Berceceran Saat Penggerebekan Pesta Seks, 6 Remaja Putri Dalam Keadaan Bugil

Baca juga: Penjualan Kondom di Serpong Tangerang Melonjak di Malam Pergantian Tahun

Buka gulungan kondom secara perlahan dan mulai diletakkan di kepala penis.

Setelah itu pegang bagian ujung kondom yang berbentuk seperti dot, lalu gunakan tangan lain untuk memakaikan kondom ke penis.

Pastikan tidak ada gelembung udara.

Apabila ingin menggunakan pelumas, bisa dipakai di dalam atau di luar kondom.

Lalu jika sisi kondom yang dipakaikan ke penis ternyata salah, maka sebaiknya buang kondom dan gunakan yang baru.

Melepas

Setelah ejakulasi, penis harus langsung ditarik keluar dari vagina.

Sambil mengeluarkan, pria harus memegang kondom di bagian ujung dan pangkal penis.

Ini mencegah kondom terlepas dari penis atau tersangkut di vagina.

Jika penis sudah keluar sepenuhnya dari vagina, tarik kondom secara perlahan.

Baca juga: Cerita Lucu Luna Maya soal Alat Kontrasepsi, Bibirnya sampai Jontor dan Terinfeksi

Baca juga: Ayu Ting Ting Kena Batunya, Darah Ayah Rozak Mendidih Ivan Gunawan Singgung soal Alat Kontrasepsi

Berhati-hatilah agar air mani tidak tumpah.

Setelah lepas, ikat ujung kondom agar air mani tidak keluar.

Kemudian langsung buang, jangan malah menyiramkan air mani.

Pakai yang baru

Seperti yang dikatakan sebelumnya, setelah ejakulasi kondom harus dilepas.

Apabila masih ingin terus melanjutkan sesi bercinta, gunakan kondom yang benar-benar baru.

Cara pemakaiannya disesuaikan dengan yang telah dijelaskan sebelumnya.

Kondisi lain

Meski sudah berhati-hati memakai kondom, apa pun bisa terjadi.

Misalnya kondom tiba-tiba koyak.

Jika hal ini terjadi segera hentikan hubungan badan, lalu lepaskan kondom.

Baca juga: Atlet Ini Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo Berkat Alat Kontrasepsi

Baca juga: Kejar Perampok, Oknum Polisi Malah Pesan Cewek, Tembak Teman Kencan Jelang Beli Alat Kontrasepsi

Selain itu, seandainya ada alat kontrasepsi lain yang sedang digunakan seperti IUD atau pil, kemungkinan kehamilan tidak akan terjadi.

Penting juga untuk diingat, walau kondom efektif mencegah kehamilan saat digunakan dengan benar, namun tetap ada kemungkinan kehamilan.

Untuk lebih aman, tidak ada salahnya pasangan suami istri menggunakan jenis kontrasepsi lain bersama dengan kondom. 

Beberapa orang mungkin berpikiran kondom hanya dipakai oleh pria.

Padahal ada pula jenis kondom yang bisa dipakai oleh perempuan.

Biasanya kondom ini dipasang di saluran vagina.

Berbeda dengan kondom pada pria yang dipakai saat ereksi terjadi, kondom perempuan bisa dimasukkan ke saluran vagina hingga delapan jam sebelum aktivitas seksual dilakukan.

Cara pemakaiannya bagian yang berbentuk seperti cincin di sisi luar harus menggantung sekitar satu inci di luar lubang vagina.

Seperti dikutip dari kompas.com, bagian dalam harus melingkari leher rahim.

Saat penetrasi, kondom perempuan mencegah penis mengenai bagian dalam vagina.

Selain itu, sama seperti kondom pria, kondom perempuan harus dibuang jika sudah dipakai sekali.

Untuk mengeluarkannya, putar bagian luar kondom dengan pelan lalu tarik.

Berhati-hatilah agar air mani tidak tumpah dan buat simpul kemudian buang.

Satu hal yang perlu diketahui, kondom perempuan tidak bisa digunakan bersamaan dengan kondom pria.

Pasangan harus memilih mana yang hendak dipakai.

Baca juga: Gadis 20 Tahun Tewas Mengenaskan di Hotel, Polisi Temukan Alat Kontrasepsi dan Periksa 3 Saksi

Baca juga: Praktik Kotor Pemalsu Alat Kontrasepsi Terbongkar

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved