Rabu, 27 Mei 2026

Hati ASN Ini Hancur Begitu Tahu Jadi Korban Penipuan, 13 Tahun Dambakan Kehamilan

Seorang aparatur sipil negara (ASN) menjadi korban penipuan modus bisa cepat hamil. 13 tahun sudah ia mendambakan kehamilan.

Tayang:
ist
Foto ilustrasi - Seorang aparatur sipil negara (ASN) menjadi korban penipuan modus cepat bisa hamil. 13 belas tahun sudah ia mendambakan agar bisa memiliki anak. Bagaimana kisahnya? 

Diketahui DI bukanlah seorang bidan melainkan perawat.

Para korbannya tidak diperbolehkan pelaku untuk mengecek kehamilan ke tempat lain.

Namun karena ada beberapa korban yang melak ukan pencecekan kehamilan ke tempat lain karena merasa curiga dan penasaran apakah memang hamil atau tidak.

"Setelah korban melakukan pengecekan kehamilan di tempat lain ternyata hasil USG nya negatif," ucapnya.

Karena korban merasa tertipu oleh pelaku, korban mempertanyakan kejadian tersebut di group WA khusus para pasien tersangka.

"Ternyata banyak korban lainnya yang mengalami hal serupa, namun tidak berani melaporkan kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Ia menjelaskan, korban penipuan dari ketiga pelaku dengan modus seolah-seolah bisa membuat korbannya hamil mencapai ratusan orang.

"Kerugian sementara dari korban yang melapor sebanyak Rp 250 juta lebih," jelasnya.

Baca juga: Ibu Hamil Jadi Korban Begal, Diadang 6 Orang hingga Motor Dirampas, Aksi Terekam CCTv

Baca juga: Doni Salmanan Dilaporkan ke Polisi Setelah Indra Kenz Terkait Kasus Penipuan Binomo

Sementara itu, TT mengakui jika dirinya tidak mempunyai kemampuan membuat orang cepat hamil.

"Saya ini cuma tukang urut biasa, sebelum menjalankan praktek terapi abal-abal ini saya bekerja sebagai tukang urut," akuinya.

Lainya halnya deng TT, DI mengaku dirinya bukanlah seorang bidan melainkan perawat.

Ia bertugas mengecek tensi kepada pasien yang datang agar lebih meyakinkan para korban.

Setelah korban melakukan konsul kemahilan akan diberikan bebarapa vitamin.

"Sekali konsul korban akan saya mintai biaya sebesar Rp 40 ribu," tuturnya.(TribunBatam.id) (Sripoku.com/Oki Pramadani)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Penipuan

Sumber: Sripoku.com

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved