Senin, 13 April 2026

Potret Pemakaman Pasien Covid-19 di Batam Jelang Ramadhan 1443 Hijriah

Anisa, salah satu penjual bunga di TPU Sei Temiang mengatakan, 2 minggu sebelum puasa, sudah banyak peziarah yang datang. Kebanyakan dari luar Batam.

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Potret tempat pemakaman pasien covid-19 khusus Islam di Batam tampak sepi dari peziarah pada Sabtu (2/4/2022). Puncak keramaian peziarah di tempat ini terjadi pada H-3 jelang puasa Ramadhan.. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Satu hari jelang puasa Ramadhan 1443 Hijriah, peziarah di tempat pemakaman pasien Covid-19, khusus agama Islam di TPU Sei Temiang Batam, mulai berkurang.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, puncak ziarah di pemakaman ini terjadi tiga hari jelang puasa.

Anisa, salah satu penjual bunga di TPU Sei Temiang mengatakan, dua minggu sebelum puasa, ahli waris sudah banyak yang datang berziarah, sekaligus membersihkan makam keluarganya.

Ahli waris yang datang jauh hari sebelum puasa ini bukan warga Batam.

"Banyak juga dari luar Batam, seperti Karimun, Tanjungpinang dan Bintan," katanya, Sabtu (2/4/2022).

Ia mengatakan, untuk warga Batam sendiri mulai datang berziarah satu minggu sebelum puasa.

"Ramai juga yang datang, biasanya pagi, dan sore hari," terangnya.

Di tempat terpisah Anto, penggali kubur mengatakan, para peziarah biasanya datang untuk mengirimkan doa bagi keluarganya.

Baca juga: Sambut Ramadhan, Kapolsek Sekupang Serahkan Bantuan Kipas Angin ke Masjid Nurul Iman

Baca juga: Doa-doa yang Bisa Dilafalkan Ketika Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 2022

"Kalau untuk kebersihan dan perawatan makam, itu sudah dilakukan petugas," katanya.

Biasanya para peziarah datang tak sendirian, melainkan bersama keluarga.

"Ramalah biasanya," kata Anto..

Kisah Ibu Hidupi Lima Anak dari Jualan Bunga Makam

Sementara itu di tempat berbeda, terik matahari menusuk kulit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Langgeng Sei Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) hari ini, Sabtu (2/4/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Meski teriknya mentari, namun peziarah yang datang tetap ramai.

Di pinggir makam, terlihat seorang wanita berteduh di bawah payung besar.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved