Rabu, 27 Mei 2026

RAMADHAN

Minuman Dingin Segar Penggoda Buka Puasa Ramadhan, Mana Lebih Baik ketimbang Air Hangat?

Menahan dahaga dan lapar sehari penuh saat berpuasa, tentu sangat tergoda saat melihat air segar atau es atau olahan minuman berbagai rasa.

Tayang:
ist
Ilustrasi - Minuman Dingin Segar Penggoda Buka Puasa Ramadhan, Mana Lebih Baik ketimbang Air Hangat? 

TRIBUNBATAM.id - Menahan dahaga dan lapar sehari penuh saat berpuasa, tentu sangat tergoda saat melihat air segar atau es atau olahan minuman berbagai rasa.

Beragam minuman segar olahan biasanya banyak dijual pedagang musiman, yang muncul hanya saat Ramadhan dan di saat mau datangnya waktu berbuka.

Itu tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia, yang memang banyak yang gemar berbuka puasa dengan minum air dingin untuk melepas dahaga setelah berpuasa.

Dokter Umum RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Dien Kalbu Ady, berpendapat buka puasa sebaiknya diawali dengan minum air hangat ketimbang air dingin.

Itu karena air hangat tak akan banyak menimbulkan efek samping seperti air dingin atau es ketika dikonsumsi saat buka puasa. dr. Dien menerangkan, minum air dingin atau es saat perut dalam kondisi kosong setelah puasa bisa memicu kontraksi pada lambung.

Itu karena lambung baru saja menerima cairan dengan suhu yang jauh beda dari suhu tubuh.

Baca juga: Dampak Buruk Makan Berlebih atau Lapar Mata Saat Buka Puasa

Baca juga: Batalkah Puasa jika Tetap Makan Sahur Setelah Imsak?

Alhasil, mengawali buka puasa dengan minum air dingin bisa menyebabkan gangguan pencernaan bagi yang melakukannya.

Kondisi ini terutama dapat terjadi pada penderita penyakit maag.

Minum air dingin saat buka puasa juga bisa memicu seseorang menjadi lebih mudah sakit.

Hal itu dikarenakan, salah satu efek dari minum air dingin ketika buka puasa adalah dapat memicu produksi lendir berlebih pada tubuh.

Sementara, kelebihan lendir ini bisa menurunkan fungsi sistem pertahanan tubuh sehingga mudah terserang infeksi atau penyakit.

Minum air dingin juga memiliki efek dapat menimbulkan sakit kepala meski tarafnya ringan.

Alasan lain mengapa buka puasa dengan air hangat lebih baik daripada air dingin juga tidak terlepas dari manfaat air hangat itu sendiri.

Di mana, air hangat dianggap bisa membantu melancarkan proses pencernaan makanan.

Jika tambahkan gula atau dimaniskan, air hangat bisa membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Baca juga: Imsakiyah Puasa Ramadhan 2022 untuk Batam dan Sekitarnya, Lengkap dengan Waktu Berbuka

Baca juga: Kedahsyatan Salat Qobliyah Subuh, Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya, Tata Cara & Hukum Mengerjakan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved