Jumat, 29 Mei 2026

DISKOMINFO LINGGA

Lestarikan Warisan Kerajinan Tudung Manto, Pemkab Lingga Cetak Para Pengrajin

Kerajinan tudung manto di Lingga ini masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda, yang telah tercatat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Disnakertrans Lingga untuk Tribun Batam
Seorang warga ikut pelatihan membuat tudung manto di Gedung Lembaga Adat Melayu, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri 

Maratusholiha juga mengajak pengrajin untuk mewariskan keterampilan 'menekat' tudung manto tersebut. Dengan cara melakukan perekrutan generasi muda, demi melestarikan khazanah bangsa Melayu.

Pelaksanaan ini juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Kebudayaan Lingga, Azmi.

“Mari kita jadikan tudung manto ini sesuatu yang sakral dan ternama di mata orang-orang luar dan tetap menjadi kebanggaan kita masyarakat Bunda Tanah Melayu," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Lingga, Muhammad Nizar juga memberikan dukungan terhadap kegiatan pelatihan tudung manto bagi Tenaga Kerja Mandiri tahun 2022 ini.

Bahkan ia menargetkan, selama periodenya memimpin bersama Neko Wesha Pawelloy, harus tercetak 100 pengrajin tudung manto.

Kegiatan ini, lanjutnya memang fokus pada pelestarian warisan budaya melayu, yang sudah turun-temurun.

Oleh karena itu patut dipertahankan dan dilestarikan. Mengingat tudung manto juga sudah mendapat HAKI yang mutlak berasal dari Kabupaten Lingga.

"Upaya-upaya ini memang perlu kita lakukan, agar warisan ini tidak hilang. Mudah-mudahan dengan hadir pengrajin yang pada pelatihan ini 10 orang ditambah yang sudah ada belasan orang, rencana kita bersama tercapai"

"Karena target saya itu harus ada 100 orang pengrajin selama periode Nizar-Neko," jelasnya.

Apalagi, ada rencana pemerintah daerah ingin membuat rekor MURI dengan kegiatan pemakaian 1000 tudung manto.

Namun hal ini perlu dimatangkan lagi, dengan hadirnya pengrajin-pengrajin dalam membuat tudung manto.

"Terima kasih kepada Disnakertrans yang telah bersama-sama dalam giat melestarikan warisan budaya ini. Dan selamat kepada pengrajin yang hari ini hadir, semoga bermanfaat," ucap pria 40 tahun ini. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved