Minggu, 12 April 2026

Berkah Ramadhan, Omzet Pedagang Ikan Bakar di Tanjung Uma Batam Meningkat

Alung pedagang ikan bakar mengaku, Ramadhan tahun ini pengunjung lebih ramai jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu. Omzet jualannya pun meningkat

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Sejumlah warga sedang antre untuk membeli ikan bakar di Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (8/4/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tempat jualan takjil dan ikan bakar di kawasan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam dipadati pengunjung jelang waktu berbuka puasa.

Pantauan Tribun Batam di lokasi penjualan ikan bakar yang terletak di pinggir jalan utama ini, sejak pukul 15.30 WIB tempat ini dikerumuni pengunjung yang rata-rata warga Batam.

Akibatnya, ruas jalan dari arah DC Mall menuju ke perempatan Baloi Center terlihat macet.

Hal ini karena sejumlah kendaraan baik mobil dan motor memilih parkir di bahu jalan, sehingga jalan menjadi kecil dan sempit.

Pemandangan ini makin padat jelang satu jam sebelum berbuka puasa.

Warga hilir mudik di lokasi penjualan ikan bakar itu sembari menggendong anak-anaknya.

Proses perbincangan antara penjual dan pembeli ikan terus terjadi.

Saking banyaknya pengunjung membuat pedagang ikan nyaris tak bisa diam dan terus bergerak.

Baca juga: Bupati Rafiq Temui Pedagang di Karimun, Kisruh Penertiban Lapak Bazar Ramadhan

Baca juga: Awal Ramadhan, Jumlah Penumpang Bus Trans Batam Turun, Sehari Sekitar 3.000 Orang

Mereka memiliki tugas masing-masing. Dua orang terlihat bertugas sebagai tukang bakar, tiga orang sebagai pelayan dan dua orang lagi melayani warga yang baru saja datang ke lokasi tersebut.

Pemilik usaha ikan bakar bernama Alung (42) mengaku, tahun ini pengunjung lebih ramai jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu.

"Sejak awal puasa antusias masyarakat untuk membeli ikan sudah sangat tinggi. Sedangkan tahun kemarin sangat sepi. Kemungkinan karena Covid-19," kata Alung kepada Tribun Batam, Jumat (8/4/2022).

Ia mengaku sejak beberapa hari ini, dirinya mampu menjual 60 hingga 70 ekor ikan berbagai jenis. Sedangkan tahun kemarin ia hanya mampu menjual 35 hingga 40 ekor saja per hari.

"Satu ekor ikan kita jual seharga Rp 65 hingga Rp 70 ribu. Tergantung jenis dan ukuran dari ikan," ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini ia mampu mempekerjakan 7 karyawan. Alung sengaja menambah dua karyawan lagi untuk mengatasi lonjakan pembeli jelang berbuka puasa.

"Alhamdulillah jika ada rezeki kita saling berbagi dengan cara mengajak sanak saudara yang belum bekerja untuk ikut saya. Lumayan bantu-bantu mereka untuk hari raya nanti," sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved