Rabu, 6 Mei 2026

RAMADHAN

Puasa Ramadahan 2022: Niat dan Doa Berbuka Tulisan Arab & Latin Lengkap dengan Artinya

Berikut diuraikan niat puasa Ramadahan, hukum makan sahur setelah waktu imsakiyah dan doa Muslim yang berbuka puasa

Tayang:
gambartop10.blogspot.com
Ilustrasi - Puasa Ramadahan 2022: Niat dan Doa Berbuka Tulisan Arab & Latin Lengkap dengan Artinya 

TRIBUNBATAM.id - Umat Muslim Indonesia tak terasa mulai hari ini sudah memasuki 11 Ramadhan 1443 Hijriah.

Sebagai bulan penuh berkah, setiap Muslim tentu mengharapkan amalan yang dilaksanakan bulan ini bisa diterima Allah SWT.

Sebagai bulan penuh ampunan, ada banyak keutamanaan bulan Ramadhan yang bisa dilakukan umat Muslim.

Dengan demikian, tentunya umat Muslim berharap ibadah puasa dan ibadah-ibadah lain yang dijalankan bulan ini bisa membantu saat akhirat kelak.

Untuk memulai berpuasa, Mukmin diminkan melaksanakan sahur dan berbuka puasa.

Tak lupa terdapat amalan-amalan lain yang harus dilaksanakan, seperti membaca niat berpuasa dan membaca doa berbuka.

Di bawah ini akan diuraikan bacaan niat berpuasa Ramadahan, hukum makan setelah imsak dan doa buka puasa.

Baca juga: Imsakiyah Puasa Rabu, 13 April 2022 Wilayah Batam Sekitarnya Lengkap dengan Jadwal Salat 5 Waktu

Baca juga: Syarat Mudik Lebaran 2022, Ini Cara Mengisi e-HAC di Aplikasi PeduliLindungi

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillahi ta'ala.

Artinya:

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Doa Buka Puasa Ramadhan

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya:

"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."

Baca juga: Intip Resep Es Kelapa Madu yang Segar dan Nikmat, Cocok untuk Buka Puasa

Baca juga: Cepat dan Praktis, Ini Resep dan Cara Membuat Minuman Segar dari Mangga untuk Buka Puasa

Makan Sahur setelah Imsak

Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menjelaskan, umat Islam mulai tidak boleh makan adalah ketika waktu salat sudah masuk.

"Oleh karena itu supaya puasa kita tidak rusak kita harus berhati-hati. Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu Salat Subuh tiba kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar.

Dia menjelaskan imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama ketika berpuasa. Di antaranya, makan dan minum.

Bentuk kehati-hatian Imsak biasanya ditetapkan 10 menit sebelum azan Subuh. Itu merupakan bentuk kehati-hatian.

"Jadi waktu imsak artinya waktu di mana kita mulai menahan diri untuk tidak makan dan minum," imbuhnya.

Dia menjelaskan jika ada yang masih makan saat imsak tidak apa-apa, namun jangan sampai lewat hingga Subuh.

"Iya. Di masa imsak boleh (makan) tapi hati-hati jangan kebablasan sehingga waktu Subuh sudah masuk.

Oleh karena itu adanya teriakan-teriakan imsak melalui loudspeaker atau sirine supaya kita sudah bersiap-siap untuk berpuasa karena beberapa menit lagi waktu Subuh sudah akan tiba," ungkapnya.

Baca juga: Hikmah Puasa Ramadhan dan Manfaat Bagi Muslim yang Menjalankannya

Baca juga: Hindari Konsumsi 4 Jenis Makanan/Minuman Ini Ketika Puasa, Bikin Dehidrasi dan Gangguan Pencernaan

Lalu bagaimana jika masih ada makanan di mulut atau dikunyah ketika sudah terdengar azan Subuh?

Dia menjawab hal itu tidak boleh dan harus dihentikan, karena sudah tidak boleh makan ketika azan.

Dilansir dari kompas.com, lebih lanjut dia menjelaskan azan ada 2 macam, yaitu azan pertama dan azan kedua.

Azan pertama untuk mengingatkan orang bahwa waktu Salat Subuh sudah dekat.

Azan pertama dilakukan setengah jam sebelum azan fajar/azan Salat Subuh, sehingga manusia terbangun/tersadarkan akan dekatnya waktu Subuh.

Lalu, azan kedua, yaitu azan Subuh yang menandakan waktu subuh sudah masuk.

"Kalau makan ketika mendengar azan yang pertama makan dan minum masih boleh tapi kalau yang kedua tidak lagi boleh," tuturnya.

Baca juga: TIPS dan Cara Cukupi Gizi Anak Selama Puasa, Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Baca juga: Cara Mensiasati Kurang Tidur Selama Bulan Puasa

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved