Selasa, 5 Mei 2026

Aksi Heroik Kepala Keluarga Selamatkan Anak Istri dari Kebakaran

Aksi heroik seorang ayah menyelamatkan anak istri dari kobaran api menyita perhatian, meski akhirnya ia mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Tayang:
KOMPAS.com
ilustrasi kebakaran 

Mobil yang membawa Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad tiba-tiba berhenti di kios Kabil Indah, Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Minggu (1/5/2022) sekira pukul 06.30 WIB.

Itu setelah api membakar sejumlah kios di sana.

Gubernur Kepri pun turun dari mobil yang membawanya.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Bengkel, Tetangga Dengar Suara Minta Tolong

Baca juga: Musim Kemarau saat Ramadhan, Bupati Anambas Minta Warga Waspada Kebakaran

Ia merasa khawatir terlebih kejadian ini terjadi mendekati hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mobil yang ditumpangi Gubernur baru saja melintasi Kavling Punggur, Batam, ketika asap tebal membumbung dari salah satu kios di Kabil Indah.

Pagi itu, Gubernur Kepri beserta rombongan berencana ke Pelabuhan Telaga Punggur, kembali ke Tanjungpinang setelah melaksanakan rangkaian subuh keliling di masjid yang ada di Kota Batam.

Melihat petugas pemadam kebakaran yang sibuk berjibaku berupaya memadamkan api.

Wajah-wajah penduduk yang panik, Gubernur Kepri meminta sopir yang membawanya untuk berhenti.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang ketika itu mengenakan baju koko putih, celana hitam dan sandal segera turun dari mobil.

Ia berbaur dengan petugas dan warga yang berupaya memadamkan api yang kian membesar.

Sesekali Gubernur Kepri mengingatkan petugas dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan proses pemadaman.

Baca juga: REAKSI Korban Kebakaran di Kampung Seraya saat Terima Bantuan dari Bhayangkari Polsek Batu Ampar

Baca juga: Api Masih Berkobar, Kebakaran di Area Kilang Minyak Pertamina Balikpapan

Gubernur Ansar baru memutuskan meninggalkan lokasi setelah api terlihat mulai terkendali.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kebakaran ini, yang sudah dipastikan timbul kerugian di dalamnya.

Terlebih peristiwa ini terjadi menjelang Idul Fitri.

"Pastinya tidak ada yang ingin mendapat musibah. Tapi perlu diingat musibah bisa datang kapan dan kepada siapa saja. Untuk itu kita harus berhati-hati dan bersabar ketika musibah itu menimpa," ujar Gubernur Ansar dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved