Selasa, 5 Mei 2026

Aksi Heroik Kepala Keluarga Selamatkan Anak Istri dari Kebakaran

Aksi heroik seorang ayah menyelamatkan anak istri dari kobaran api menyita perhatian, meski akhirnya ia mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Tayang:
KOMPAS.com
ilustrasi kebakaran 

TRIBUNBATAM.id - Adi Panggabean masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tarutung akibat luka bakar yang dideritanya.

Pria 29 tahun warga Dusun Bonani Onan, Desa Parsaoran Janjiangkola, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara ini mencoba menyelamatkan anak dan istri dari rumah mereka yang terbakar.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/4/2022).

Kejadian itu saat ini masih diselidiki oleh Tim Inafis Polres Tapanuli Utara.

Kebakaran dipicu oleh tabung gas LPG 3 kg yang bocor. Saat kejadian, sang istri, Lina sedang memasak di dapur.

Tak lama kemudian gas LPG terbakar dan api mulai membakar dinding dapur.

Melihat hal itu Adi langsung menyuruh anak dan istrinya keluar rumah menyelamatkan diri.

Baca juga: Kebakaran Kios Kabil Indah Batam Sita Perhatian Gubernur Kepri, Pantau Langsung Pemadaman

Baca juga: Bisa Picu Kebakaran, Satpol PP Anambas Sita Sejumlah Petasan Milik Pedagang

"Nyala api tetiba keluar dari kepala gas dan membakar dinding rumah, saat istri Adi, Lina Sitompul memasak di dapur," terang Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing mengutip keterangan para saksi, Sabtu (30/4/2022).

Di tengah kobaran api yang mulai membakar dinding rumah, Adi mengangkat gas yang terus-menerus menyemburkan api.

Ia kemudian melemparkan gas yang terbakar itu ke bak di kamar mandi agar tidak sampai meledak.

"Namun, dalam upayanya untuk memadamkan sumber api, jilatan lidah api telah menyebar membakar dinding rumah," jelas Walpon.

Tak kuasa menahankan panas api, Adi pun keluar rumah dan meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk turut memadamkan api bermodal siraman air.

"Sayangnya, kobaran api kian membesar hingga setelah sekitar 40 menit kebakaran, mobil Damkar Pemkab Taput pun tiba dan berhasil melakukan pemadaman, meski rumah korban sudah ludes terbakar," imbuhnya.

KEBAKARAN Sita Perhatian Gubernur

Insiden kebakaran sebelumnya sempat menyita perhatian Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad.

Mobil yang membawa Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad tiba-tiba berhenti di kios Kabil Indah, Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Minggu (1/5/2022) sekira pukul 06.30 WIB.

Itu setelah api membakar sejumlah kios di sana.

Gubernur Kepri pun turun dari mobil yang membawanya.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Bengkel, Tetangga Dengar Suara Minta Tolong

Baca juga: Musim Kemarau saat Ramadhan, Bupati Anambas Minta Warga Waspada Kebakaran

Ia merasa khawatir terlebih kejadian ini terjadi mendekati hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mobil yang ditumpangi Gubernur baru saja melintasi Kavling Punggur, Batam, ketika asap tebal membumbung dari salah satu kios di Kabil Indah.

Pagi itu, Gubernur Kepri beserta rombongan berencana ke Pelabuhan Telaga Punggur, kembali ke Tanjungpinang setelah melaksanakan rangkaian subuh keliling di masjid yang ada di Kota Batam.

Melihat petugas pemadam kebakaran yang sibuk berjibaku berupaya memadamkan api.

Wajah-wajah penduduk yang panik, Gubernur Kepri meminta sopir yang membawanya untuk berhenti.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang ketika itu mengenakan baju koko putih, celana hitam dan sandal segera turun dari mobil.

Ia berbaur dengan petugas dan warga yang berupaya memadamkan api yang kian membesar.

Sesekali Gubernur Kepri mengingatkan petugas dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan proses pemadaman.

Baca juga: REAKSI Korban Kebakaran di Kampung Seraya saat Terima Bantuan dari Bhayangkari Polsek Batu Ampar

Baca juga: Api Masih Berkobar, Kebakaran di Area Kilang Minyak Pertamina Balikpapan

Gubernur Ansar baru memutuskan meninggalkan lokasi setelah api terlihat mulai terkendali.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kebakaran ini, yang sudah dipastikan timbul kerugian di dalamnya.

Terlebih peristiwa ini terjadi menjelang Idul Fitri.

"Pastinya tidak ada yang ingin mendapat musibah. Tapi perlu diingat musibah bisa datang kapan dan kepada siapa saja. Untuk itu kita harus berhati-hati dan bersabar ketika musibah itu menimpa," ujar Gubernur Ansar dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id.

Mendekati perayaan Idul Fitri ini, Gubernur Kepri mengingatkan kepada setiap warga untuk memperhatikan penggunaan kompor.

Terlebih kepada warga yang akan mudik atau bepergian jauh dan relatif lama.

"Pastikan kompor sudah padam, dan jangan lupa matikan jaringan listrik di rumah yang tak terpakai selama rumah ditinggal. Ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran," imbau Gubernur Kepri.(TribunBatam.id/Endra Kaputra) (Kompas.com)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved