Minggu, 12 April 2026

BERITA CHINA

VIRAL Langit di China Warna Merah Darah, Suara Panik Warga Terdengar saat Merekam Cakrawala

Langit yang seketika berubah menjadi merah darah diikuti dengan lapisan kabut tebal membuat warga China ketakutan dan suara panik penduduk terdengar

Kompas.com
Foto hanya ilustrasi - VIRAL Langit di China Warna Merah Darah, Suara Panik Warga Terdengar saat Merekam Cakrawala 

TRIBUNBATAM.id - Langit yang seketika berubah menjadi merah darah membuat warga China ketakutan.

Peristiwa itu diikuti dengan lapisan kabut tebal yang membuat suara panik penduduk terdengar saat mereka merekam cakrawala yang berubah warna.

Seorang pengguna mengatakan itu berarti: "Kecelakaan akan terjadi', dengan yang lain menambahkan. "Aku mulai menimbun persediaan."

Global Times menulis, biro meteorologi lokal Zhoushan, sebuah kota di Provinsi Zhejiang China Timur mengumumkan pada hari Ahad bahwa langit merah yang muncul di daerah ini disebabkan pembiasan dan hamburan cahaya.

Di mana kemungkinan besar warna itu dari lampu kapal di pelabuhan, sebagaimana media lokal melaporkan.

Baca juga: Lima Elemen Dalam Astrologi China, Siapa Paling Dominan di antara Air, Kayu, Api, Tanah dan Logam?

Baca juga: China Nomor Satu, Berikut 12 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Sungguh mengherankan saya bahwa langit bahkan bisa berubah menjadi merah," kata salah satu pembuat video.

Adapun video dari kota pelabuhan Zhoushan di China yang bertetangga dengan Shanghai, menunjukkan langit berubah menjadi merah darah di bawah lapisan kabut tebal.

Melansir Dailymail.uk, suara panik penduduk terdengar dalam saat mereka merekam cakrawala yang berubah warna, menimbulkan ketakutan apokaliptik.

Langit merah tua paling menonjol di dekat pelabuhan, memicu kekhawatiran bahwa api telah di luar kendali.

Langit merah menjadi trending  di media sosial mirip Twitter di China, Sina Weibo dan menarik lebih dari 150 juta tampilan.

Di Douyin, TikTok versi China, pengguna menyebut langit merah sebagai pertanda buruk atas penanganan China terhadap pandemi Covid-19, yang muncul kembali di negara tetangga Shanghai.

Baca juga: China Kirim Kapal Perang ke Wilayah Sengketa dengan Jepang, Asia Timur Memanas!

Baca juga: Giliran Australia Protes China, Kapal Mata-mata Tiongkok di Lepas Pantai Barat Negeri Kanguru

Namun media lokal menjelaskan fenomena cuaca aneh itu bukan pertanda Armageddon melainkan hasil pembiasan cahaya.

Seorang ahli dari tim peneliti fisika luar angkasa dari China University of Geosciences di Wuhan mengatakan kepada media bahwa aktivitas matahari dan geomagnetik pada hari Sabtu tenang dan tidak ada anomali signifikan dalam aktivitas matahari, menurut catatan pengamatan.

Ini pada dasarnya mengesampingkan kemungkinan bahwa aktivitas geomagnetik dan matahari mengubah langit menjadi merah di Zhoushan.

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved