Breaking News:

BERITA CHINA

AS Janji Lindungi Taiwan jika Diserang China, Beijing Singgung Kekuatan 1,4 Miliar!

Meski mengatakan Taiwan bagian dari China, namun Beijing tidak pernah mengendalikan Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri dan didukung Amerika

alwaght.com
Ilustrasi parade kekuatan militer China - AS Janji Lindungi Taiwan jika Diserang China, Beijing Singgung Kekuatan 1,4 Miliar! 

TRIBUNBATAM.id - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin mengakar gegara Taiwan.

China kukuh merebut Taiwan yang saat ini disokong AS, dan berjanji menjaga pulau itu dari invasi Beijing.

Taiwan sejak lama menolak klaim sepihak China, yang menyatakan Taipeh bagian dari Tiongkok.

Kondisi itu memicu kemarahan China, yang berkali-kali dilaporkan melakukan provokasi di pulau tersebut.

Meski mengatakan Taiwan bagian dari China, namun Beijing tidak pernah mengendalikan Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.

China pun berjanji suatu hari akan merebut Taiwan kembali dengan paksa jika perlu.

Tiongkok pada Senin (23/5/2022) juga menanggapi janji Amerika Serikat (AS) yang diucapkan oleh Presiden Joe Biden, bahwa mereka akan melindungi Taiwan jika diserang atau invasi apa pun.

Baca juga: China Dikhawatirkan Lampaui AS! Militer Xi Jinping Kembangkan Senjata Pengontrol Otak

Baca juga: VIRAL Langit di China Warna Merah Darah, Suara Panik Warga Terdengar saat Merekam Cakrawala

Biden yang berada di Tokyo untuk bertemu para sekutu regional, sebelumnya pada hari yang sama berjanji untuk membela Taiwan dari tindakan militer apa pun oleh negara pimpinan Xi Jinping itu.

Komentar itu ditanggapi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin yang mengatakan, " Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dilepas dari wilayah China".

"Masalah Taiwan murni urusan internal China," katanya dikutip dari AFP melalui kompas.com.

"Pada isu-isu yang menyentuh kepentingan inti kedaulatan dan integritas teritorial China.

China tidak akan berkompromi atau berkonsesi."

Biden menghubungkan tanggapan negara-negara Barat terhadap serangan Rusia di Ukraina dengan persepsi China tentang risiko tindakan militer terhadap Taiwan.

Namun, Wang mengatakan, China akan selalu mempertahankan kepentingannya dengan kekuatan 1,4 miliar penduduknya.

"Tidak ada yang boleh meremehkan tekad yang kuat, kemauan yang teguh dan kemampuan yang kuat dari orang-orang China dalam mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah," tambahnya.

Baca juga: China Nomor Satu, Berikut 12 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia

Baca juga: Terbaru dari China, Penggunaan Komputer Merek Asing Dilarang! Beijing Mulai Kampanye Teknologi Lokal

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved