Minggu, 26 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Sekdaprov Kepri : Ranperda Pengelolaan Keuda Untuk Tertib dan Efisiensikan Keuangan Daerah 

Adi Prihantara menyampaikan jawaban Pemprov Kepri dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri yang dipimpin Wakil Ketua II Raden Hari Tjahjo.

Penulis: Endra Kaputra |
Diskominfo Kepri
Adi Prihantara menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi Kepri dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri yang dipimpin Wakil Ketua II Raden Hari Tjahjono di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid DPRD Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (24/5/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau(Kepri), Adi Prihantara mewakili Gubernur menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi tentang Rancangan Peraturan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Jawaban Pemerintah Provinsi Kepri tersebut disampaikan Adi Prihantara dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri yang dipimpin Wakil Ketua II Raden Hari Tjahjono di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid DPRD Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (24/5/2022). 

Adi Prihantara mengatakan, Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah dibentuk berdasarkan kewenangan atribusi Gubernur selaku Kepala Daerah yang diamanatkan melalui ketentuan Pasal 18 Ayat (6) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan Pemerintah Daerah berhak menetapkan Peraturan Daerah dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas perbantuan. 

"Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah agar penyelanggaraan pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan secara tertib, efisien, efektif, transparan, dan bertanggungjawab," kata Adi Prihantara. 

Adi Prihantara menambahkan penyusunan Ranperda ini juga berdasarkan pada Pasal 100 dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan pada Pasal 3 dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 77 tahun 202 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Selanjutnya, Adi mengatakan pengaturan terperinci tentang Ranperda ini berupa aturan teknis pelaksanaan akan diatur dalam peraturan kepala daerah yang merupakan turunan dari Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah.

Baca juga: Gubernur Kepri Izinkan Peternak Ambil Sapi dan Kambing dari Lampung Jelang Idul Adha

Baca juga: Gubernur Kepri Beri Ongkos Kapal Bagi Siswa Hinterland di Karimun, Total Rp 488 Juta

"Hal ini sesuai dengan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur bahwa Peraturan Kepala Daerah tentang sistem dan prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah ditetapkan paling lama tahun 2022," ujar Adi Prihantara. 

Pada saat pembahasan penyempurnaan Ranperda ini dengan DPRD akan dilakukan sinkronisasi dan harmonisasi dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 agar nantinya Perda ini dapat menjadi payung hukum yang kuat dalam Pengelolaan Keuangan Daerah di Provinsi Kepri, dengan tetap memperhatikan esensi dan menerapkan norma-norma yang terkandung pada peraturan perundang-undangan. 

Langkah selanjutnya dari DPRD untuk menyelesaikan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah adalah membetuk pansus pembahasan Ranperda. 

Sekdaprov pun menyampaikan apresiasinya untuk DPRD yang telah memberikan dukungan dan masukan demi terbentuknya Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

 

 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved