Kaum Rebahan Jarang Keluar Rumah Baca Ini, Ada Dampak Negatif Mengintai Fisik
Jarang beraktivitas di luar rumah menyebabkan berbagai penyakit dan gangguan mental. Ketimbang dalam ruangan beraktivitas di luar rumah lebih sehat
Memengaruhi ritme sirkadian
Tubuh kita memiliki jam internal tubuh atau ritme sirkadian yang memberikan isyarat agar tubuh berfungsi sebagaimana mestinya.
Termasuk kemampuan mencerna makanan hingga memproduksi melatonin.
Dikatakan dokter medis Mahmud Kara, MD, produksi melatonin dipengaruhi oleh lingkungan dan cahaya.
Baca juga: Kuper (Kurang Pergaulan) Gegara Wataknya Bikin Orang Malas Mendekati, 4 Shio Ini Sulit Bergaul!
Baca juga: Selalu Bermimpi Jadi Orang Kaya tapi Malas & Plinplan, 3 Neptu Weton Disebut-sebut Miskin Permanen?
"Saat gelap, melatonin dalam sistem tubuh mulai meningkat dan memberikan sinyal pada tubuh untuk tidur. Ketika hari terang, melatonin mengirimkan sinyal pada tubuh untuk bangun," tutur Kara.
Jadi, apabila kita jarang beraktivitas di luar ruangan dan tidak merasakan perubahan antara siang dan malam, produksi melatonin menjadi sedikit dan akibatnya kita kurang tidur.
Kehilangan manfaat dari sinar matahari
Ketika tubuh tidak terpapar sinar matahari, ritme sirkadian dan kadar melatonin akan terganggu.
Juga, kita kehilangan manfaat dari sinar matahari sebagai sumber vitamin D utama.
"Vitamin D dapat ditemukan dalam makanan tertentu, tetapi paparan sinar matahari adalah salah satu sumber vitamin D terbesar," ujar Kara.
Baca juga: 4 Shio Paling Sulit Bergaul, Ada yang Pemarah Hingga Membuat Orang Malas Mendekatinya
Baca juga: Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi, Jangan Malas Bergerak dan Perhatikan Makanan
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-8-2020-ilustrasi-tidur-rebahan.jpg)