Breaking News:

BATAM TERKINI

Ditinggal Kabur Pengembang, Belasan Warga Perumahan Basima Garden Datangi Polda Kepri

Belasan warga perumahan Basima Garden Nongsa Batam mendatangi Polda Kepri, Selasa (31/5/2022). Ini tujuan mereka.

TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Warga Perumahan Basima Garden mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kepri  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Belasan warga perumahan Basima Garden Nongsa Batam mendatangi Polda Kepri, Selasa (31/5/2022).

Mereka berharap masing-masing haknya dapat dipulangkan oleh pengembang perumahan.

Kedatangan warga tersebut untuk melaporkan langsung direktur PT Basima Asia Pasifik yang hingga kini tak tahu di mana rimbanya.

“Kami pun sudah kebingungan mencarinya kemana pak, makanya kami minta pertolongan pak polisi, ke sini,” ujar perwakilan konsumen perumahan PT Basima, Mardianto di pintu SPKT Mapolda Kepri, Nongsa, Selasa (31/5/2022).

Tak sendirian, Mardianto datang bersama belasan orang warga lainnya.

Mereka senasib, yakni ditinggal kabur oleh pengembang perumahan yang telah dibeli mereka dari PT Basima Asia Pasifik.

Tak banyak yang diharapkan para warga itu, mereka hanya berharap hak masing-masing warga dapat dikembalikan oleh perusahaan. 

“Kami hanya meminta uang kami balik pak,” sambut rekan Mardianto menimpali.

Baca juga: Bersama Menparekraf, Kepala BP Batam Kunjungi Desa Wisata Mangrove di Nongsa

Kata Mardianto, perusahaan pengembang perumahan PT Basima Asia Pasifik tidak ada pertanggungjawaban dari tahun 2017 sampai tahun 2022.  

Ironisnya, kantor pemasaran perumahannya pun sudah tutup begitu juga dengan kantor perusahaannya tak ada lagi.

Pengembang perumahan hilang begitu saja.

Padahal ada sebanyak 200 orang warga yang telah membeli rumah di perumahan Basima Nongsa tersebut. 

Beragam kerugian pun dialami warga. Masing-masing kerugiannya bervariasi. Ada yang sampai Rp 215 juta hingga RP 20 juta.

“Dalam kesepakatan awal dengan pengembang perumahan, jika sampai tahun 2020 dan 2021 mereka tidak bisa bangun, maka uang kami akan dikembalikan. Namun nyata ga sampai saat ini kita tidak bisa komunikasi dengan mereka,” kata Mardianto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved