Pedagang di Batam Sebut Tas Branded MCM di Batam Kurang Populer: Sepi Peminat
Sejumlah toko di kawasan Nagoya bahkan mengaku tidak menjual merek tersebut, meski polisi baru-baru ini mengungkap ratusan tas MCM palsu
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tas branded merek MCM rupanya tak banyak diminati konsumen di Batam.
Nama tas branded MCM ini menyita perhatian setelah anggota Polda Kepri menyita tas branded dengan merek itu dalam jumlah besar di kawasan Nagoya baru-baru ini.
Sejumlah toko di kawasan Nagoya bahkan mengaku tidak menjual merek tersebut, meski polisi baru-baru ini mengungkap ratusan tas MCM palsu dari hasil operasi di Nagoya.
Di salah satu toko di Nagoya, seorang penjual menegaskan hanya menjual barang impor dan tidak menyediakan tas tiruan.
Lokasi tokonya disebut tidak terlalu strategis sehingga tidak memasok produk dengan risiko besar.
"Kami nggak ada jual KW. Tempat di sini juga kurang strategis," ujar penjual toko pertama yang enggan disebutkan namanya.
Cerita serupa terdengar dari toko lain di kawasan yang sama.
Penjual toko kedua menyebut produknya berasal dari luar negeri.
Namun ia tidak bisa memastikan apakah masyarakat benar-benar paham perbedaan tas asli dan palsu.
"Kalau orang paham merek ya tahu ori sama KW. Tapi yang awam itu kadang susah bedain, karena tampilan dan logo mirip," tambahnya.
Sementara di toko ketiga, merek MCM justru tidak masuk daftar dagangan mereka.
Penjual mengatakan peminat merek tersebut memang sepi sehingga ia lebih memilih menjual merek lain yang lebih cepat laku.
"Di tempat saya nggak ada MCM. Kalau di deretan sini biasanya Bonia, Michelle Kors, LV, Diesel, yang laku," ungkapnya.
Pantauan lapangan, mayoritas toko memang lebih banyak menampilkan merek-merek populer dengan harga bervariasi.
Beberapa penjual menyebut konsumen di Batam cenderung lebih mencari produk yang mudah dikenali, sementara MCM dianggap kurang populer.
| Bripda Natanael Tewas Dianiaya Senior, Empat Polisi Polda Kepri Dipatsus dan Terancam PTDH |
|
|---|
| Ditpolairud Polda Kepri Kepri Musnahkan 27 Ton Bawang Ilegal di TPA Punggur Batam |
|
|---|
| Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan LKPJ 2025, Rapat Digelar Maraton hingga Malam |
|
|---|
| 5 Pilihan HP Terpopuler pada April 2026, Infinix Smart 20 Cuma Rp1 Jutaan |
|
|---|
| 3 Janda di Mojokerto Dikelabui setelah Berhubungan Badan, Udin Gondol Motor Korban saat Lengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sejumlah-toko-tas-di-Nagoya.jpg)