Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Bupati Anambas Bangga Kepesertaan JKN-KIS Capai UHC, 'Semoga Manfaatnya Bisa Dirasakan'

Bupati Anambas Abdul Haris bersama Wan Zuhendra mengikuti rapat bersama BPJS Kesehatan kantor cabang Tanjungpinang, Kamis (2/6/2022).

TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
Rapat forum komunikasi pemangku kepentingan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama BPJS Kesehatan kantor cabang Tanjungpinang di ruang rapat lantai 2, Kantor Bupati Anambas, Kamis, (2/6/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mengupayakan peningkatan manfaat pelayanan kesehatan bagi sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh BPJS Kesehatan.

Salah satunya yang dilakukan Bupati Anambas Abdul Haris.

Lewat forum komunikasi pemangku kepentingan bersama BPJS Kesehatan kantor cabang Tanjungpinang, Kamis, (2/6/2022) di ruang rapat lantai 2, Kantor Bupati Anambas, ia meminta agar masyarakat yang telah terdaftar dapat memanfaatkan pelayanan ini.

"Kami dari pemerintah daerah berharap supaya masyarakat yang sudah terdaftar di dalam BPJS Kesehatan itu dapat memanfaatkan pelayanan ini semaksimal mungkin," ujarnya.

Abdul Haris menambahkan, untuk status kepesertaan JKN-KIS yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas telah mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Baca juga: Pilihan Sulit Bupati Anambas, MenPAN-RB RI Terbitkan SE Penghapusan Honorer 2023

Baca juga: Minim Anggaran, Pembangunan Fasilitas Air Bersih di Anambas Bakal Dikerjakan Bertahap

Secara persentase, angka UHC di Anambas sudah mencapai 100 persen, tepatnya 95 persen.

Bersama BPJS Kesehatan, pihaknya juga membahas evaluasi pelaksanaan kesehatan untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan serta persoalan hak dan kewajiban kepesertaan.

"Perlu diketahui, kepesertaan BPJS Kesehatan juga dibantu dengan PBI APBD yaitu iuran anggaran pemerintah daerah. Kalau di Anambas masih tersisa 900 jiwa lagi yang bisa kita tanggung," terangnya.

Sementara dari PBI APBN pemerintah pusat, pihaknya mendapat bantuan iuran sebanyak 8.000 jiwa.

"Alhamdulilah dari pusat kami diberikan iuran untuk 8000 jiwa. Ini yang akan kami kejar hingga angka 9.000 sampai 10.000 jiwa nantinya," tutur Haris.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved