Breaking News:

PEMKO BATAM

Laporan Keuangan Pemko Batam Capai Opini Wajar Tanpa Pengecualian, Terima DID Rp 25,7 Miliar

Pemko Batam kembali memperoleh opini "Wajar Tanpa Pengecualian" (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2021 yang telah diaudit oleh BPK RI.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Penyerahan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, di ruang sidang Paripurna DPRD Kota Batam, Kamis (2/6/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali memperoleh opini "Wajar Tanpa Pengecualian" (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2021 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, 18 Mei 2022 lalu.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku capaian ini sangat membanggakan, mengingat, perolehan opini WTP kali ini merupakan yang kesepuluh kalinya.

"Ini merupakan hasil usaha bersama antara Pemko Batam dengan DPRD Kota Batam serta dukunga seluruh elemen masyarakat," ujar Rudi saat menyampaikan pidatonya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Kamis (2/6/2022).

Atas prestasi tersebut, Pemko Batam telah mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 25.781.460.000.

Pihaknya pun mengapresiasi DPRD Kota Batam beserta yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama sehingga laporan keuangan Pemko Batam Tahun Anggaran 2021 mendapatkan opini WTP kembali.

Ia mengharapkan laporan keuangan ini tidak hanya digunakan sebagai sarana pertanggungjawaban, melainkan juga sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran.

"Meskipun mendapat opini WTP, masih ada catatan yang harus diperhatikan terkait perbaikan kinerja dan tata kelola keuangan di masa yang akan datang," tambah Rudi.

Bersama dengan itu, disampaikan pula realisasi pendapatan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 2.527.649.538.975, atau terealisasi sebesar 94,73 persen.

Sementara itu, realisasi Belanja Kota Batam Tahun Anggaran 2021 mencapai Rp 2.643.101.703.752, atau terealisasi sebesar 89,94 persen.

Realisasi pembayaran sebesar Rp 270.602.500.515, sesuai dengan yang direncanakan 100 persen.

Kemudian, neraca Pemko Batam per tanggal 31 Desember 2021, terdiri dari aset sebesar Rp 8.017.408.643.351 yang terdiri dari Aset Lancar, Investasi Jangka Panjang, Aset Tetap, dan Aset Lainnya. Lalu, ada kewajiban utang sebesar Rp 36.420.363.773 dari Pendapatan Diterima di Muka, Utang Belanja, dan Utang Jangka Pendek Lainnya.

Dengan demikian, Ekuitas, yakni aset dikurangi kewajiban, mencapai Rp 7.980.988.279.577, berubah dari Ekuitas Awal yang sebesar Rp 6.429.991.022.311. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)


 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved