Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Tolak Pembangunan Tower Telekomunikasi, Warga Perumahan Dang Merdu Indah Protes ke Kantor Lurah

arga Perumahan Dang Merdu Indah I dan II mendatangi kantor Lurah Baran Barat, memprotes pembangunan tower telekomunikasi yang dianggap mengganggu.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Puluhan warga perumahan Dang Merdu indah mendatangi kantor lurah Baran Barat menolak pembangunan tower di kawasan perumahan yang terletak di Wonosari, Jumat (17/6/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Warga Perumahan Dang Merdu Indah I dan II mendatangi kantor Lurah Baran Barat, Jumat (17/6/2022).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menolak pembangunan tower telekomunikasi di kawasan perumahan yang mereka tempati.

"Kami menolak pembangunan tower, karena tidak ada sosialisasi sebelumnya, begitu pula dampak kesehatan dan radiasinya," ujar Fredi, mewakili warga Perumahan Dang Merdu Indah, Jumat (17/6/2022).

Warga minta agar pembangunan tower itu segera dihentikan dan dipindahkan ke lokasi lain.

"Kami tidak menghambat investasi, tapi kami menolak kalau tower ini dibangun. Silahkan cari tempat lain yang tidak ada pemukiman," ujarnya.

Menurut keterangan Ketua RT 003, Hery Harahap, sebelum dilakukan pembangunan tower, pihak perusahaan telah meminta izin terlebih dahulu.

Namun hal itu dibantah oleh warga perumahan Dang Merdu Indah yang merasa tidak dilibatkan dalam sosialisasi untuk pembangunan tower itu.

Baca juga: Kepala BP2MI Kepulauan Riau Ungkap Sebab PMI Ilegal Pilih Kepri untuk Seberangi Malaysia

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Batam, Dua Pengendara Sepeda Motor Tabrakan, Satu Orang Tak Sadarkan Diri

Sehingga pertemuan di Kantor Lurah Baran Barat, sempat tidak mendapatkan titik temu antara warga maupun pihak inverstor pembangunan tower tersebut

Lurah Baran Barat, Zulkifli yang memfasilitasi pertemuan bersama semua pihak terkait juga  menghadirkan vendor selaku kontraktor pembangunan tower.

Dalam hal ini, termasuk pihak RT dan RW setempat yang merekomendasikan dapat membuat surat persetujuan.

Berdasarkan pengakuan Lurah Baran Barat, Zulkifli kepada masyarakat, ia dihubungi oleh pihak vendor beberapa hari lalu.

Saat itu dia mendapatkan informasi bahwa akan dibangun tower di samping perumahan Dang Merdu Indah.

"Izin pembangunan tower dikeluarkan oleh Bandara Kuala Namu Medan dengan surat rekomendasi dari Dinas terkait di Kabupaten Karimun," ujar Zulkifli.

Sementara, keterangan Vendor pembangunan tower, Nardo mengaku telah menjalani semua prosedur bahkan sudah mendapatkan rekomendasi dari RT dan RW.

Dalam usulan pembangunan tower setinggi 42 meter, namun dalam persetujuan dari Kuala Namu hanya 36 meter.

Hasil pertemuan, pihak warga tetap menolak pembangunan tower dan meminta dipindahkan lokasinya ke tempat lain.

"Kalau keinginan warga tetap menolak, silahkan buat berita acara penolakan yang ditandatangani oleh semua masyarakat. Kemudian sampaikan kepada kami dan akan diteruskan kepada perusahaan, dan cantumkan alasan penolakannya," ujar Nardo.

Kemudian warga membubarkan diri dan mengaku akan tetap memantau pengerjaan tower agar tidak dilakukan terhitung sejak selesai pertemuan tersebut. ( TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved