Kapal PMI Tenggelam di Batam
Amat PMI Korban Kapal Tenggelam di Batam Masih Dirawat di Rumah Sakit, PMI Lainnya Sehat
Sudah empat hari sejak kecelakaan kapal terjadi Kamis (16/6/2022) malam, Amat, satu di antara PMI selamat masih terbaring di RSBK Batam
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Amat (41), satu dari 23 korban selamat kapal angkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal tenggelam di perairan Pulau Putri, Nongsa, Batam, masih terbaring di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam hingga Senin (20/6/2022).
Sudah empat hari sejak kecelakaan kapal itu terjadi Kamis (16/6/2022) malam, Amat dirawat di kamar nomor 218 Ruang Tulip, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSBK di Seraya, Batam.
Kondisinya sudah mulai membaik. Korban kapal tenggelam ini tak lagi menggunakan alat bantu pernapasan. Namun jarum infus masih menempel di tangannya.
“Pasien itu sudah mulai membaik. Sejak pasien masuk sampai sekarang sudah ada perubahan,” ujar seorang perawat di kamar lorong Tulip IGD RSBK Batam.
Menurut perawat di sana, Amat sudah bisa duduk dan makan sendiri tanpa bantuan.
Namun hingga empat hari Amat dirawat di rumah sakit, belum ada keluarga yang datang menjenguknya.
“Hanya yang pertama kemarin ada yang datang menjenguk. Tapi dibilang teman pasien,” kata perawat itu.
Amat merupakan warga Bunboak, Kelurahan Batujai Kecamatan Praya Barat, Lombok, NTB.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Tujuh PMI Hilang hingga ke Perairan Lagoi Bintan
Baca juga: Kapal Pembawa PMI Ilegal Tenggelam di Batam, Nasib 7 Orang Masih Belum Jelas Hingga Kini
Pasien Amat merupakan satu dari 23 penumpang yang berhasil diselamatkan petugas dan warga saat insiden kapal PMI tenggelam, Kamis (16/6/2022) malam di perairan Batam.
Dalam insiden itu, ada tujuh korban yang dinyatakan hilang. Hingga kini masih dalam proses pencarian.
Terpisah Kepala BP2MI, Mangiring Sinaga menyampaikan kondisi pasien Amat yang sedang menjalani perawatan di RSBK tetap dalam pemantauan pihaknya.
“Tetap kita pantau. Kita tetap berkoordinasi dengan pihak rumah sakit,” ujar Mangiring Sinaga.
Selain pasien yang dirawat di rumah sakit, pihaknya juga memperhatikan kondisi PMI lainnya yang mendapat penanganan di Selter BP2MI.
Menurutnya, kondisi mereka baik.
“Kondisinya sehat semua. Semua mereka kita layani, kebutuhan makannya dan tempat tidurnya,” kata Mangiring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2006Amat-PMI-korban-selamat.jpg)