DISKOMINFO KEPRI

Sekdaprov Kepulauan Riau Ikuti Rakor Belanja APBD Bareng Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro

Sekdaprov Kepri mengikuti rapat koordinasi bersama Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro membahas realisasi APBD 2022, Senin (20/6/2022).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id via Biro Adpim Pemprov Kepri/Tribun
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Sekdaprov Kepri), Adi Prihantara saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual di ruang rapat Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/06/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri), Adi Prihantara mengikuti Rapat koordinasi (Rakor) percepatan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro.

Rakor tersebut dilakukan secara virtual. Sekdaprov melaksanakan di Ruang Rapat, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/06/2022).

Sekdaprov Kepri Adi Prihantara menyebutkan siap mendukung arahan Sekjen Kemendagri.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memang telah berupaya merealisasikan belanja APBD tahun 2022.

"Dengan perbelanjaan yang benar dan tepat, karena sebelum dilakukannya rakor percepatan ini, kami telah melaksanakannya secara sistematis," kata Sekdaprov Kepri dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Hari Ini Mantan Gubernur Kepri Isdianto Diperiksa Tim Tipikor Polda Kepri

Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Pimpin Apel Perdana, Beri Dispensasi Pegawai: Boleh WFH

Terealisasinya perbelanjaan APBD 2022 membuat Provinsi Kepri menduduki peringkat ke empat dari seluruh Indonesia berdasarkan akumulasi data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sampai dengan 18 Juni 2022.

Adi berpesan, semua capaian ini tidak terlepas kinerja pegawai dengan kerjasama yang baik dan terorganisir.
Akan tetapi semua ini tidak boleh membuat lengah dan menurunkan intensitas kinerja.

"Tapi saya mengimbau agar kita tidak puas dulu. Serta masih tetap terus memantau secara intens, masif, teroganisir terhadap perbelanjaan APBD," ujarnya berpesan.

Ia juga mengimbau, agar perbelanjaan yang dilakukan oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memprioritaskan menggunakan produk lokal, dan memastikan upah pegawai non ASN terbayarkan.

Supaya roda ekonomi masyarakat dapat terus berkembang.

"Hal ini dimaksudkan salah satu penggunaan APBD secara tepat yang tentunya juga menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat terus bertumbuh," sebut Sekdaprov Kepri, Adi Prihantara.

Baca juga: Sekdaprov Kepri Adi Prihantara Tancap Gas, Lantik 8 Pejabat Fungsional Pemprov Kepri

Baca juga: Besok Singapura Buka Pelabuhan HarbourFront, Gubernur Kepri Sambut Gembira

Sementara itu, Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan, APBD menjadi salah satu penggerak ekonomi terhadap suatu wilayah dan terbangunnya infrastruktur daerah.

Serta terwujudnya perkembangan kesejahteraan masyarakat jika APBD dipergunakan secara benar dan tepat.

"Uang APBD itu milik negara yang tentunya kalau dipergunakan secara baik dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, infrastruktur akan terbangun, dan pastinya kesejahteraan masyarakat dapat sedikit teratasi. Jadi ibarat halnya, menggunakan uang negara untuk masyarakat kembali," tutupnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved