Minggu, 12 April 2026

BATAM TERKINI

TERNYATA Ini Pemicu Harga Bahan Pokok dan Sayuran di Batam Kerap Melonjak Tinggi

Harga bahan pokok di Batam kerap mengalami lonjakan yang cukup signifikan terutama saat menjelang hari-hari besar. Ternyata ini beberapa pemicunya.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis menjelaskan penemuan 62 kambing ilegal di Batam, Senin (20/6/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau bukan daerah penghasil pertanian. Sehingga membutuhkan wilayah lain untuk memasok sejumlah komoditas barang pokok (bapok) ke Kota Batam.

Kondisi ini yang membuat harga sejumlah komoditas bahan pokok di Batam tak terkontrol.

Bukan itu saja, saat mendekati hari-hari besar, harga bahan pokok bisa naik cukup tinggi.

Sebenarnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah melakukan MoU dengan berbagai daerah penghasil untuk memasok kebutuhan bahan pokok di Batam.

Melalui MoU ini diharapkan, harga bahan pokok bisa menjadi lebih murah dan stok bahan pokok di Batam bisa aman.

Sayangnya. Pemko tidak lagi menindaklanjuti MoU tersebut.

Seperti diketahui, ada beberapa wilayah yang sudah MoU dengan Pemko Batam, seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan lainnya.

Baca juga: HARI Terakhir Pencarian, Enam PMI Masih Hilang di Laut, Tim SAR Sisir hingga Perbatasan Malaysia

Baca juga: Singapura Konfirmasi Kasus Cacar Monyet, Belasan Pramugari Langsung Dikarantina

"Masih hanya sebatas MoU. Tak ada lagi follow-up. Terakhir kita MoU dengan Ikabtu (Ikatan Keluarga Tapanuli Utara) tapi tak ada lagi kelanjutannya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, Kamis (23/6/2022).

Diakuinya, MoU selama ini tidak di tindaklanjuti lagi karena beberapa faktor.

Di antaranya tak ada kesepakatan harga, tak ada pengusahanya dan sebagainya.

"Siapa pelakunya, siapa yang mau bisnis, harga tak jelas," katanya.

Beberapa waktu lalu, dalam rangka memenuhi kebutuhan sekaligus mengendalikan harga komoditas barang pokok (bapok) di Kota Batam, Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara akan memasok sejumlah hasil pertanian.

Hal ini ditandai dengan kerjasama antara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dengan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan.

"Jadi wilayah kita itu bisa dibilang penghasil. Kita ada namanya beras, tomat, cabai, sayur, kacang, padi. Produksi kita terus naik," ujar Nikson usai MoU di Lantai 4 Ruang Embung Fatimah Gedung Walikota Batam, Senin (30/5/2022) lalu.

Ia menginginkan petani yang berada di wilayahnya bisa semakin sejahtera.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved