Rabu, 10 Juni 2026

BATAM TERKINI

Satpol PP Batam Patroli Khusus Cegah Pencurian Aset Daerah Terulang

Kasatpol PP Batam memberi atensi pencurian aset daerah Pemko Batam. Tutup drainse hingga kabel listrik milik Pemko Batam sebelumnya hilang dicuri.

Tayang:
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Satpol PP Batam, Reza Khadafy bakal menambah personel hingga sif untuk patroli pada daerah rawan pencurian aset daerah Pemko Batam yang terjadi beberapa hari terakhir. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pencurian aset daerah menjadi atensi Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Batam.

Satpol PP Batam bakal menambah personel hingga menambah sif untuk meningkatkan patroli pada lokasi rawan pencurian aset daerah.

Pencurian aset daerah di Batam mulai sering terjadi.

Mulai dari penutup drainase di pedestrian Jalan Engku Puteri tepatnya di depan Kantor DPRD Kota Batam hingga kabel listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di depan Perumahan Mediterania Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Kasatpol PP Batam, Reza Khadafi mengatakan, sejumlah titik patroli yang menjadi fokus di antaranya, Taman Dang Anom.

Baca juga: MINTA Tempat Hiburan Malam Patuhi Aturan Tutup, Kepala Satpol PP Batam : Tolonglah Ini Darurat!

Baca juga: Hindari Aset Hilang Akibat Legalitas, KPK Desak Pemda Sertifikasi Aset Daerah

Drainase di sepanjang jalur pedestrian Jalan Engku Puteri, Kota Batam, Kepulauan Riau tidak ada tutup. 
Drainase di sepanjang jalur pedestrian Jalan Engku Puteri, Kota Batam, Kepulauan Riau tidak ada tutup.  (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Kemudian lampu penerangan jalan umum (PJU), hingga aksi terbaru pencurian tutup drainase di trotoar Jalan Engku Putri.

"Laporannya sudah kami terima. Sejak tadi malam tim sudah ditambah menjadi tiga shift. Mereka patroli pada jam khusus, dan tidak hanya duduk di pos jaga," ujar Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Batam, Reza Khadafy, (30/6/2022).

Antisipasi yang dilakukan adalah meningkatkan pengamanan terhadap aset tersebut.

Pihaknya sudah menugaskan anggota untuk berjaga dan melakukan pemantauan rutin.

"Seperti ronda nanti kami buat. Kami berharap hal ini bisa meminimalisir terjadinya tindakan kehilangan berikutnya," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mencoba meminta rekaman CCTv kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengecek waktu terjadinya pencurian.

Sehingga nanti anggota Satpol PP bisa berpatroli di waktu -waktu rawan pelaku kejahatan ini beraksi.

"Kalau dari Diskominfo tidak ada katanya. Jadi kami akan coba dari Dishub. Mana tahu melalui CCTv yang ada di lampu merah ada rekaman aksi pencurian tersebut," katanya.

Baca juga: Enam Tutup Drainase Jalur Pedestrian Batam Center Hilang, Tak Terekam CCTv

Baca juga: 20 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Terjaring Razia Satpol PP Batam

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur menyebutkan enam tutup drainase di Jalan Engku Puteri yang hilang akan diganti dengan penutup yang terbuat dari beton.

Sehingga tidak dicuri lagi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab

"Tadinya, tutupnya besi, harganya lumayan mahal karena besi semua. Sekarang kita pesan ganti beton. Sekarang on progress," tuturnya.

TAK TEREKAM CCTv

Enam penutup lubang drainase di jalur pedestrian jalan Engku Puteri Batam Center Batam hilang dicuri orang, beberapa waktu lalu.

Kini, lubang drainase tanpa tutup tersebut diberikan tanda agar tidak dilalui oleh pejalan kaki.

Tanda tersebut diberikan garis berwarna merah putih dan diikat di sebuah kayu.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, para pejalan kaki akhirnya berjalan dari pinggiran bahu jalan Engku Puteri. Lantaran adanya tanda di pedestrian tersebut.

Baca juga: HATI-HATI! Jalur Pedestrian di Engku Puteri Batam Center Belum Dilengkapi Tutup Lubang Drainase

Baca juga: Besi Penutup Drainase di Jalur Pedestrian Kantor Pemerintahan Batam Digondol Maling

Hanya sebagian lubang yang tertutup di pedestrian tersebut.

Sehingga sepanjang trotoar di depan Kantor DPRD Kota Batam tak bisa difungsikan sementara waktu.

Sayangnya pencurian enam tutup drainase di Jalan Engku Puteri Batam Center tersebut tak terekam CCTv Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Azril Apriansyah mengatakan CCTv yang berada di sekitar area perkantoran ternyata tidak bisa merekam area trotoar yang tutup drainasenya hilang.

"Saya sudah cek ternyata tidak terlihat. Jadi tidak diketahui kapan tindakan kejahatan itu terjadi," ujar Azril, Kamis (30/6/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Yumasnur mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan saat ini sudah ada tanda waspada di lubang tanpa tutup tersebut.

Untuk mencegah terjadinya kejadian yang membahayakan penggunaan trotoar pihaknya akan segera menutup lubang dengan tutup pengganti.

Baca juga: Pelebaran Jalan Trans Barelang, Satpol PP Batam Bantah Tak Ada Sosialisasi

Baca juga: Data Masuk Baru 81,7 Persen, ASN Pemko Batam Diminta Validasi Data Kepegawaian dalam Simpeg

"Sudah dipesan lagi untuk ganti yang hilang. Jadi mungkin dalam waktu dekat ini sudah ditutup kembali. Untuk sementara saya minta pengguna trotoar berhati-hati ketika melintas di depan Kantor DPRD Batam. Nanti kami akan kasih tanda bahaya juga, agar pengguna trotoar bisa mawas diri," ujarnya.

Kabel Listrik Juga Hilang

Selain tutup drainase, sebelumnya Pemko Batam juga kehilangan kabel listrik penerangan jalan di area Batam Center.

Kabel listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kawasan Perumahan Mediterania itu hilang pada Selasa (28/6/2022) malam.

Akibatnya pencurian tersebut penerangan di dekat Mediterania terganggu.

Hal ini diketahui saat Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam mengecek PJU di kawasan itu sering padam.

Saat tim sudah mengecek ke lapangan untuk memastikan penyebab gangguan penerangan jalan, ternyata kabel kembali dicuri.

"Kalau tak dicuri orang siapa lagi. Kami kan tidak bisa mengecek 24 jam di sana. Kami juga tidak tahu kapan pelaku pencarian ini beraksi," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Yumasnur, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Enam Tutup Drainase Jalur Pedestrian Batam Center Hilang, Tak Terekam CCTv

Baca juga: NEWS WEBILOG - Vaksin Datang Razia Prokes Hilang? Ini Jawaban Kepala Satpol PP Batam

Ia juga tampak menyesalkan kejadian pencurian terhadap sarana dan prasarana publik kembali terjadi.

Pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Wali Kota Batam.

Sesuai arahan, nanti akan dipasang CCTv di daerah yang rawan akan tindakan pencurian ini.

Seperti di sekitar PJU, taman-taman publik dan di area pemerintahan ini.

"Saya sudah sampaikan juga kepada Pak Azril. Jadi nanti kalau ada pengadaan CCTv diupayakan dipasang di titik-titik rawan tersebut. Sehingga nanti bisa diawasi, agar tindakan pencurian ini tidak terulang kembali," katanya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved