KESEHATAN
Cara Aman Mengatasi Sunburn atau Kulit Terbakar Matahari dari Ahli Medis
Sunburn biasa terjadi beberapa jam setelah paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu lama, entah itu dari matahari ataupun sinar buatan.
TRIBUNBATAM.id - Sinar matahari mempunyai manfaat yang cukup besar bagi kesehatan.
Namun paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan justru tidak baik bagi kondisi kulit.
Kulit akan mengalami sunburn atau kulit terasa terbakar, yang ditandai dengan kulit memerah, perih dan belang.
Dilansir Mayo Clinic, sunburn biasa terjadi beberapa jam setelah paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu lama, entah itu dari matahari ataupun sinar buatan.
Bila dibiarkan, sunburn bisa berujung ke kerusakan kulit, seperti munculnya bintik hitam, kulit kering, hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
Akibatnya, melanin -pigmen gelap di lapisan luar kulit- yang berguna untuk menghalau sinar UV tidak dapat melakukan tugas dengan baik.
Baca juga: Cara Sederhana Mengecilkan Pori-pori Wajah yang Besar Tanpa Merusak Lapisan Kulit
Baca juga: Cara Menghilangkan Kulit Belang atau Tidak Merata dengan Bahan Alami, Lebih Aman dan Murah
Kulit yang seharusnya terlindungi oleh melanin akhirnya terbakar dan hal ini menyebabkan sebagian orang tidak pede karena kulitnya belang.
Cara mengobati sunburn
Kulit yang telanjur terbakar karena sinar matahari sebaiknya cepat diobati supaya tidak menimbulkan rasa perih dan mengganggu penampilan.
Misalnya, dengan menerapkan beberapa cara yang disarankan oleh dokter spesialis kulit asal Cleveland Clinic, Melissa Piliang, MD yang berikut ini.
- Menurunkan suhu kulit
Piliang menyarankan orang-orang yang kulitnya tersengat paparan sinar matahari untuk menurunkan suhu pada lapisan terluar tubuhnya.
Seperti, mandi menggunakan air dingin untuk membantu mengurangi peradangan dan lakukan secara singkat supaya kulit tidak kering.
Apabila dampak sunburn terasa di bagian kulit tertentu dan tidak terlalu besar, area ini dapat dikompres menggunakan handuk basah atau waslap.
Taruh handuk yang sudah dibasahi air dingin ke bagian kulit yang mengalami sunburn dan tunggu hingga dingin saat disentuh.
- Lembapkan kulit
Ketika kulit masih basah ada baiknya krim atau losion pelembab seger dioleskan untuk membantu menjaga kelembapan.
Baca juga: Cara Mengobati Kulit Terbakar karena Terpapar Sinar Matahari
Baca juga: Rahasia Wajah Glowing dengan Ramuan Jus Buah Campur Sayur, Ini Bahan dan Cara Membuatnya
Khusus untuk di awal luka bakar, kulit dapat dioleskan pelembab sesering mungkin untuk membatasi kekeringan.
Pastikan untuk tidak melembabkan kulit sampai dingin atau menahan panas dan menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan peradangan.
- Oleskan obat pereda gatal
Kulit yang mengalami sunburn bisa saja merasakan gatal.
Oleh sebab itu, krim pereda gatal dapat digunakan ke area kulit yang terbakar karena sinar matahari.
- Meredakan rasa sakit
Untuk menghilangkan rasa sakit atau terbakar, oleskan gel lidah buaya yang terasa mendinginkan untuk menghilangkan rasa perih dengan segera.
“Terus gunakan kompres dingin juga. Keduanya bermanfaat dan memberikan sedikit kelegaan dari sensasi terbakar," saran Pilliang.
Ia juga merekomendasikan obat pereda nyeri apabila kulit yang mengalami sunburn benar-benar terasa sakit.
“Anda dapat mengonsumsi untuk peradangan, seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin,” kata Piliang.
- Hindari salep yang mengiritasi
Kulit yang terbakar sebaiknya dihindarkan dari bahan yang mengiritasi, seperti petroleum jelly yang dapat memerangkap panas.
Baca juga: 3 Ide Bisnis Online yang Menguntungkan dan Cocok bagi Pebisnis Pemula
Baca juga: 4 Cara Cek dan Laporkan Rekening Penipu secara Online Tanpa Perlu ke OJK
Selain itu, benzocaine dan lidocaine yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan bisa memperburuk peradangan perlu dihindari.
“Krim apa pun yang mengandung alkohol yang akan mengeringkan kulit dan membuatnya lebih sulit untuk disembuhkan," terang Pilliang.
- Tetap terhidrasi
Sengatan sinar matahari menyebabkan cairan dari bagian lain dari tubuh keluar menuju ke kulit sehingga mempercepat dehidrasi.
Makanya kita disarankan menghidrasi tubuh supaya kadar cairan tetap terjaga.
“Sangat penting untuk terhidrasi dengan baik. Minum banyak air. Minuman olahraga yang mengisi kembali elektrolit juga dapat membantu," tutur Pilliang.
- Jangan menyentuh kulit yang melepuh
Melanin yang tidak kuasa menahan paparan sinar UV berlebih dapat menyebabkan kulit melepuh.
Dampak itu tentunya terasa sakit apalagi jika berada di bagian lipatan dalam siku atau perbatasan leher dan pundak yang sering tergores kerah pakaian.
Meskipun tergoda untuk menyentuhnya, kulit yang telanjur melepuh sebaiknya jangan dipegang-pegang supaya tidak memperparah kerusakan.
- Berobat dokter
Pengobatan rumahan tidak selamanya mampu memgobati sunburn.
Maka, berobat ke dokter menjadi cara lain yang bisa ditempuh.
Baca juga: Tips Menambah Mood dan Semangat Jalani Aktivitas di Pagi Hari Selain Ngopi
Baca juga: Yuk, Jogging Sehat dan Ekonomis di Pantai Harbour Bay, Simak Tips Jogging Benar agar Tidak Cedera
Mencegah sunburn
Supaya kulit tetap cerah dan tidak belang karena sunburn, kita perlu mencegah sinar matahari agar tidak menyengat kulit.
Lantas, bagaimana caranya?
- Cari tempat yang teduh
Segeralah mencari tempat untuk berteduh jika sinar matahari kian lama kian menyengat kulit.
Jika tidak bawalah topi atau syal yang dapat menutupi bagian wajah, leher, dan telinga dari paparan sinar matahari.
- Kenakan pakaian pelindung
Pertimbangkan juga untuk menyimpan atau membawa pakaian pelindung, seperti jaket, topi, kemeja berlengan dan celana panjang.
- Oleskan tabir surya setiap hari
Tabir surya sebaiknya digunakan setiap hari, baik ketika beraktivitas di dalam maupun luar ruangan.
Saat membeli pilihlah tabir surya yang mengandung titanium dioksida atau seng oksida.
(*/TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kulit-terbakar-atau-sunburn.jpg)