Breaking News:

INFO CUACA

BMKG Prediksi Cuaca Anambas Cerah Berawan hingga Hujan Ringan Sepekan ke Depan

BMKG memprediksi cuaca Anambas cerah berawan dan berpotensi hujan ringan sepekan ke depan dari tanggal 5-11 Juli 2022

DOK TRIBUNWOW
Ilustrasi Info Cuaca Anambas. BMKG prediksi cuaca Anambas cenderung cerah berawan hingga hujan ringan sepekan ke depan 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Stasiun Meteorologi Tarempa memprediksi cuaca Anambas cerah berawan hingga hujan selama sepekan ke depan.

Prediksi cuaca Anambas ini berlaku sejak 5 - 11 Juli 2022.

Diketahui, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) di sekitar Perairan Kepulauan Anambas umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Anambas cenderung bersifat netral yang bernilai antara 0.0 sampai dengan +1.0°C.

Indeks ENSO terupdate bernilai -0.28 dan dalam kondisi Netral, sehingga tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi dan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate bernilai -0.69 yang menunjukkan kondisi IOD Negatif sehingga memberi pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," ujar prakirawan, M Apdillah Akbar, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: CUACA di Batam dan Wilayah Lain di Kepri, Rabu 6 Juli 2022 Masih Berpotensi Hujan

Disampaikannya pula, pada dasarian I Juli 2022, kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 70 persen.

Sedangkan pada lapisan 850 mb, kelembaban udara umumnya di atas 80 persen, sedangkan pada lapisan 700 mb umumnya berkisar 65 - 85 persen, kecuali untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang berkisar 30 – 65 persen.

Angin Monsun Asia pada dasarian I Juli 2022 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian III Juli 2022. Begitu pun Angin Monsun Australia pada dasarian I Juli 2022 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian III Juli 2022.

Monsun Australia membawa massa udara dingin dan relatif lebih kering. Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah. Terdapat pola siklonik di wilayah utara Kalimantan Barat dan barat Sumatera.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO, IOD dan MJO) berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, namun tidak sampai ke Kepulauan Anambas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved