Senin, 1 Juni 2026

TRIBUN PODCAST

Gernas 1.000 Start Up Digital, 50 Start Up Andal Bakal Diciptakan dari Kepri

Saat ini, Pemrintah sedang mentaja Gerakan Nasional 1.000 Start Up Digital dan di Kepri sedang dipersiapkan 50 usaha start up andal.

Tayang:
ISTIMEWA
Wawancara eksklusif Tribun Batam bersama Regional Manager Hub 2 Gerakan Nasional 1000 Start Up Digital, Arseto dalam kegiatan Tribun Batam Podcast (Tripod) dengan tema (Ciptakan 50 Starup Andal dari Kepri) di Kantor Tribun Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (5/7/2022) 

AS: Waktu awal program ini semakin berevolusi ya Mas, 2020 pas kita pandemi itu memang secara pemberitaan kita kurang sekali pasti, itu semaksimal mungkin gimana caranya orang tetap di rumah disuruh bikin Start up. 

Cuma memang 2020 itu kita sambutannya agak kurang. Karena sampai di akhir program yaitu enam bulan. Jadi bener-bener dilatih dari nol (0), jadi teman-teman punya ide saja, setelah mengikuti program enam bulan outputnya adalah teman-teman ini punya Start up. Sudah bisa menjual Start up-nya, sudah mulai jualan lah istilahnya.

2020 itu sampai final kita cuma punya delapan Start up dari Batam.

Nah 2021 mulai naik sampai final sekitar 13 starup, tahun ini kita lagi mencari 50 Start up.

TB: Coba dijelaskan bentuk Start up- nya dari 2020 dan 2021 itu seperti apa? Yang sudah dikembangkan oleh masyarakat Batam dan ada hasilnya.

AS: Kalau 2020 yang notabel waktu itu ada Start up data processing, jadi itu mendigitalisasi dokumen. 

Nah 2021 kebetulan nama starup-nya digital.id asal Tanjungpinang, sekarang masih beroperasi. 

Jadi Gerakan Nasional 1000 Start up digital ini terdiri dari beberapa tahapan program, nanti Juli 2022 kita ada tahapan ignation, ignition ini seminar nasional itu live dari Jakarta.

Setelah tahap ini ada tahap workshop, tahap ini sebulan lamanya, pada tahap ini akan diajarkan fundamental hal mengenai Start up, jadi ini secara maindset dulu ya, karena memang Start up ini sedikit berbeda dengan usaha konvensional.

Setelah itu masuk tahap hightsprint, dan ini tidak bisa sendirian, tapi minimal berdua. Kenapa berdua? Karena starup itu harus berkelompok. Karena tujuan tahap ini harus punya prodaknya. Dan dilanjutkan lagi dengan tahp-tahap lainnya.

TB: Lalu apa kriteria dan ketentuan bagi masyarakat Kepri yang akan mengikuti Start up ini?

AS: Sebenarnya tidak ada kriteria, jadi target kita di tahun ini mulai dari mahasiswa semester 4, sampai profesional sampai umur 65 tahun boleh ikut. Jadi tidak ada kretiria asal mau belajar.

TB: Bidang apa saja yang bisa dijadikan Start up mas?

AS: Kalau bidang tidak ada batasan, bebas aja, mau bidang transportasi boleh, kesehatan boleh, asal minatnya sama idenya, sama yang paling penting adalah masalah apa yang mau diselesaikan, solusinya apa. Jadi Start up itu adalah cari masalah dan kemudian solusinya.

TB: Dalam pelatihannya, kalau ada peserta yang kemudian mengundurkan diri akibat tidak mampu, apakah nanti akan dikenakan sanksi?

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved