Senin, 1 Juni 2026

TRIBUN PODCAST

Gernas 1.000 Start Up Digital, 50 Start Up Andal Bakal Diciptakan dari Kepri

Saat ini, Pemrintah sedang mentaja Gerakan Nasional 1.000 Start Up Digital dan di Kepri sedang dipersiapkan 50 usaha start up andal.

Tayang:
ISTIMEWA
Wawancara eksklusif Tribun Batam bersama Regional Manager Hub 2 Gerakan Nasional 1000 Start Up Digital, Arseto dalam kegiatan Tribun Batam Podcast (Tripod) dengan tema (Ciptakan 50 Starup Andal dari Kepri) di Kantor Tribun Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (5/7/2022) 

AS: Kalau di program 1.000 Start up ini tidak ada sanksi, nanti kalau sudah masuk ke inkubasi nasional nanti ada sanksinya, karena itu jauh lebih serius lagi. Biasanya Start up yang ikut mereka yang sudah penghasilan.

Kalau gerakan 1000 ini bener-bener dimulai dari nol, dan gratis.

TB: Coba mas Arseto kasih contoh soal Start up ini? Tadi mas Arseto mengatakan Start up ini bermula dari masalah kemudian mencari solusinya. Nah coba berikan contoh dari yang pernah ada mas.

AS: Mungkin yang juara tahun lalu aja, dari Tanjungpinang namanya digital.id, masalah waktu itu yang mereka naikin adalah work from home, kita nggak bisa kemana-mana tapi cari kerja gimana, sementara kita butuh duit.

Dari masalah itu mereka bikin website, waktu itu banyak yang nyari progremer, digital marketer, nyari desainer yang kerjanya dari rumah aja, waktu itu sempat buming waktu mereka masih di 1000 itu saja mereka sudah punya basis user yang ngikutin mereka itu sekitar  2 ribuan dari seluruh Indonesia.

Jadi masalahnya valid mas bahwa banyak yang mencari kerja, sementara nggak boleh keluar rumah. Kebetulan tiga profesi itu bisa dikerjakan dari rumah.

TB: Start up ini apakah ada kode etik atau aturan yang mengaturnya?
 
AS: Pasti, Start up tetap ada kode etik dan tetap kita pantau, jangan sampai ada yang aneh-aneh, misalnya saja judi dan banyak yang lainnya. Jadi Start up ini ada kode etiknya.

TB: Selain dari tiga itu, apa lagi yang bisa dijadikan Start up?

AS: Game bisa, media bisa dan banyak hal lainnya.

TB: Jika peserta yang sudah selesai dari program itu dan masih mau melanjutkan usaha itu apakah tetap dipantau, dikasih arahan atau bagaimana mas?

AS: Tetap boleh, yang lama-lama juga kadang kita diajak ngopi bareng, kalau ada teman-teman yang ngajak ngopi bareng kita diskusi.

TB: Untuk jadi peserta di program 1000 ini apa saja yang harus diikuti dan penuhi mas?

AS: Yang paling gampang yang harus dilakukan adalah mendownload aplikasi 1.000 Start up Digital, nah setelah mengisi berbagai pertanyaan di aplikasi nanti akan diarahkan seperti melakukan workshop, jadi ini tidak ada seleksi administrasi atau yang lainnya, untuk bergabung itu semuanya gratis, jadi kita hanya perlu mengikuti panduan dalam aplikasi 1.000 Start up Digital itu.

TB: Semoga obrolan kita ini bisa menginspirasi pemuda-pemudi di Batam maupun di Kepri. Mungkin ada yang mau disampaikan mas sebelum obrolan ini ditutup, silahkan mas!?

AS : Jadi program 1000 Starup Digital ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk belajar, selain itu gratis, kita juga dapat bertemu dengan mentor lokal hingga nasional. Untuk itu daya mengajak serta menunggu kedatangan teman-teman semua dalam program 1000 Start up Digital ini. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)


Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved