Breaking News:

DISKOMINFO LINGGA

Ketua Dekranasda Lingga Resmikan Tempat Keterampilan Tekad Tudung Manto Encik Zulaika

Ketua Dekranasda Lingga Maratusholiha sebut peresmian tempat keterampilan tekad tudung manto ini untuk mendukung visi misi Kabupaten Lingga

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Lingga
Ketua Dekranasda Lingga, Maratusholiha Nizar saat meresmikan tempat keterampilan tekad tudung manto Encik Zulaika di Kampung Tembaga, Daik, Rabu (6/7/2022) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tempat keterampilan tekat tudung manto Encik Zulaika hadir di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Tp-PKK) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga bergandengan tangan, dalam melestarikan khazanah warisan budaya tak benda ini.

Baik itu peningkatan tugas dan fungsi lembaga maupun peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bentuk pelatihan.

Upaya melestarikan warisan budaya tak benda inipun diiringi dengan peresmian tempat keterampilan tekad tudung manto Encik Zulaika di Kampung Tembaga, Daik Lingga oleh Ketua Dekranasda Lingga, Maratusholiha, Rabu (6/7/2022).

Dalam sambutannya, Maratusholiha menyampaikan, peresmian tempat keterampilan tekad tudung manto ini dilaksanakan untuk mendukung visi dan misi Kabupaten Lingga sebagai Negeri Bunda Tanah Melayu.

Baca juga: Pengrajin Tudung Manto Lingga Keteteran Kerjakan Pesanan

Ia mengatakan, berbagai kegiatan untuk melestarikan dan mengembangkan telah dilaksanakan.

Hal ini guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pengerajin tudung manto.

"Sehingga tudung manto ini sendiri akan tetap lestari dan akan dikenal baik oleh nasional maupun internasional," ujar istri Bupati Lingga ini.

Ketua Dekranasda ini juga menyampaikan tudung manto ini sudah mendapat pengakuan sebagai warisan budaya Kabupaten Lingga.

Itu dengan telah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2015.

Selain itu diakui juga sebagai hak komunal masyarakat Kabupaten Lingga, yang sudah diakui Kementerian Hak Asasi Manusia tahun 2021.

“Mudah-mudahan kegiatan tekad tudung manto ini dapat berkembang dan terus mendapatkan dukungan dari Pemda maupun pemerintah pusat. Dan tentunya dapat menjadi ikon Kabupaten Lingga," harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan melalui Sekretarisnya, Yuherman Susilo berharap pihak sekolah juga ikut terlibat dalam memperkenalkan tudung manto kepada anak-anak didik melalui pelajaran kesenian pada masing-masing sekolah.

“Hal ini tentu sebagai bentuk upaya kita memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Lingga agar dapat terus di lestarikan dari generasi ke generasi secara berlanjut," tuturnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved