Breaking News:

FEATURE

Perjuangan Warga Karimun Cari Sapi Kurban ke Natuna, Ombaknya Masya Allah

Idul Adha 1443 H memang sudah terlewati, namun warga Karimun ini masih ingat perjuangannya mencari sapi kurban ke Natuna imbas penyakit mulut dan kuku

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Warga Karimun, Ziah menceritakan perjuangan ke Natuna memilih sapi kualitas baik untuk keperluan kurban saat Idul Adha 1443 H, Senin (11/7/2022). Ia terimbas dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang banyak terjadi di Indonesia. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Ziah masih ingat betul perjuangannya mendatangkan sapi dari Kabupaten Natuna ke Kabupaten Karimun.

Warga Desa Wonosari, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini merasakan benar dampak kebijakan pemerintah daerah yang menutup sementara pasokan sapi dari luar Kepri imbas penyakit mulut dan kuku.

Pasokan sapi untuk kebutuhan kurban saat Idul Adha 1443 H untuk sejumlah kabupaten dan kota di Kepri bergantung pada Natuna dan Anambas.

Sebelumnya hewan ternak atau hewan kurban Karimun berasal dari lokasi terdekat yakni Provinsi Riau, mulai dari Kabupaten Meranti, Siak, Bengkalis, dan Pelalawan.

Namun, lokasi tersebut telah zona merah kasus PMK sehingga tidak di izinkan untuk melakukan distribusi hewan ternak.

Baca juga: PT Timah Tbk Salurkan 37 Ekor Hewan Kurban ke Karimun dan Meranti

Ziah harus mengambil langsung hewan ternak untuk keperluan kurban itu ke Kabupaten Natuna.

Perjuangan untuk mendapat hewan kurban dari Natuna, daerah terdepan Indonesia di Provinsi Kepri dimulai dari tiket pesawat dari Batam menuju Natuna yang selalu penuh.

Itu pun dengan harga jutaan Rupiah dengan pesawat tipe ATR 72-500.

Perjuangan untuk mencari tiket pesawat pun tak berbuah manis.

Rencana berubah dengan menggunakan kapal Pelni KM Bukit Raya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved