Breaking News:

INFO CUACA

CUACA di Natuna Diperkirakan Ekstrim, BMKG Minta Warga Waspadai Angin Kencang

BMKG Ranai mendeteksi pola belokan angin (shearline) di wilayah sekitar Natuna dan Anambas yang berpotensi memicu cuaca ekstrim dan angin kencang.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
Dokumentasi Camat Pulau Laut
Kondisi pemukiman penduduk di Kecamatan Pulau, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau pasca dihantam angin kencang beberapa waktu lalu. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ranai, mengingatkan warga akan terjadinya cuaca ekstrem dan berdampak munculnya angin kencang di wilayah Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Pasalnya, beberapa hari belakangan ini BMKG Ranai mendeteksi adanya pola belokan angin (shearline) di wilayah sekitar Natuna dan Anambas.

Bahkan sempat terjadi fenomena angin kencang yang merusak sejumlah rumah penduduk dan sampan nelayan di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

Hal itu disampaikan oleh Forecaster Onduty BMKG Ranai, Reza Fahlevi.

Ia menjelaskan, cuaca untuk wilayah Natuna pada hari ini, Kamis 14 Juli 2022 hingga seminggu ke depan diperkirakan secara umum dalam kondisi berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Baca juga: Peserta dari Tujuh Kabupaten dan Kota Ikuti Pawai Taaruf Pembukaan MTQ IX Kepri

Juga dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Pulau Laut, Pulau Bunguran, Pulau Subi, dan Serasan yang berpotensi terjadi pada siang, sore dan malam hari.

Sementara untuk kondisi angin diprakirakan dominan bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan berkisar 04-40 km/jam, sedangkan untuk kondisi tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter dan khususnya di wilayah Laut Natuna Utara tinggi gelombang maksimum bisa mencapai 3,0 meter. 

"Kondisi ini dapat terjadi hingga seminggu kedepan," kata Reza melalui WhatsApp kepada Tribunbatam.id, Kamis (14/7/2022).

Terkait dengan hal tersebut, BMKG Ranai menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem serta selalu pantau update dari BMKG Natuna dan Anambas untuk kondisi cuaca kedepannya.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat disertai kilat/petir dan diikuti angin kencang) dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, puting beliung, pohon tumbang, dan jalan licin," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

 

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved