WISATA ANAMBAS

Wisata Religi Makam Keramat Siantan Anambas, Tujuan Ziarah Warga Malaysia

Makam Keramat Siantan Anambas di Desa Teluk Siantan menjadi satu di antara destinasi wisata religi yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Pemkab Anambas
Potret makam Keramat Siantan, Dusun Air Nangak, Desa Teluk Siantan, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dikunjungi oleh sejumlah pejabat beberapa waktu lalu, Jumat (15/7/2022). Lokasi ini menjadi satu di antara banyak wisata religi di daerah terdepan Indonesia ini. 

Akses pelantar kayu yang ada membelah kawasan wisata mangrove menjadi dua sisi kiri dan juga kanan.

Pengunjung berfoto di gerbang masuk destinasi wisata mangrove Dusun Air Nangak, Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
--
Pengunjung berfoto di gerbang masuk destinasi wisata mangrove Dusun Air Nangak, Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. -- (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Itu menjadikannya sebagai obyek swafoto atau hunting bagi para pengunjung keluarga, pasangan muda-mudi atau pun kelompok kawanan yang datang berekreasi.

Selain itu pengunjung juga kerap berfoto dibingkai hias berbentuk love dan persegi bercat warna warni yang terbangun di area manggrove.

Hasilnya dokumentasi itu terbilang instagramable untuk dibagikan ke dalam story aktivitas sosial media pribadi.

Meski terbilang baru, wisata manggrove Air Nangak sangat worth it untuk dijadikan destinasi rekreasi akhir pekan atau hari libur nasional.

Fasilitas umum di sana juga diperlengkapi dengan toilet dan satu unit pendopo.

Kepala Desa Teluk Siantan, Ismaya Lokadi mengatakan, nantinya oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang baru terbentuk akan mengupakan kembali membangun konsep wisata air dan arena bermain ramah anak.

"Jadi karena banyak pengunjung yang datang ziarah ke makam bawa anak-anaknya maka kita akan mengupayakan bangunan itu untuk dapat dinikmatilah," ucapnya.

Untuk makanan yang dapat dijadikan cemilan oleh pengunjung lanjutnya, dapat mencicipi makanan khas Air Nangak seperti Lemang dan Lekup.

Lemang sendiri terbuat dari beras pulut yang dicampur santan kelapa dengan rasa sedikit asin yang dimasukkan kedalam batang bambu.

"Harganya bervariasi mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

Sedangkan Lekup ialah jenis makanan laut dari kerang besar yang ke dalam cangkangnya dimasukkan sagu lalu dikukus.

"Kalau harga per bijinya Rp 5 ribu dan itu makanan yang paling banyak dicari oleh pengunjung yang datang ke Air Nangak," terangnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Wisata Anambas

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved