KESEHATAN
Cara Mengatasi Anak Susah Makan dari Dokter Spesialis, Perhatikan Menu dan Porsinya
Anak yang sulit makan menjadi masalah tersendiri bagi para orangtua. Pasalnya makanan menjadi sumber nutrisi dan gizi untuk tumbuh kembang anak.
Akan lebih baik jika orang tua turut membuat jam makan untuk anak. Juga sesuaikan porsinya.
"Pada anak usia 6-9 bulan, cukup dengan 3 sendok makan atau setengah mangkuk ukuran 250 ml. Tentunya dimulai sedikit-sedikit dan pelan-pelan ditingkatkan sesuai kemampuan anak," jelas dr Lianto.
Porsinya akan terus meningkat sampai anak berusia 1 tahun (misalnya), tekstur makannya pun juga berbeda.
Baca juga: Trik Mudah agar Anak Mau Minum Obat, Orangtua Bisa Coba 4 Cara Ini
Baca juga: 5 Gejala Anak Mengalami Kekurangan Nutrisi dan Gizi, Waspadai Sering Pilek dan Kulit Kering
Dalam satu piring makanan, setidaknya sudah meliputi asupan karbohidrat, protein hewani dan lemak.
Untuk sayur dan buah, cukup hanya diperkenalkan saja sebagai asupan yang nantinya akan dikonsumsi si anak pada usia di atas 2 tahun
Beberapa penyebab anak sulit makan. Di antaranya, fobia terhadap makanan baru diketahuinya.
Bisa juga karena sakit atau mengalami kondisi medis tertentu. Atau terdistraksi dengan gadget, TV dan mainan.
Berikut cara menangani anak sulit makan. Di antaranya memberikan makanan dengan menu tidak monoton dan sesuai porsi anak.
Menyajikan makanan dengan tampilan myang menarik. Tetapkan jadwal makan yang teratur, dengan durasi makan hanya 30 menit saja.
Memberikan variasi rasa dan jenis makanan mengandung karbohidrat, protein hewani, lemak).
Berikan cemilan yang sehat. Dalam proses makan, jangan memaksa dan memarahi anak. Konsultasikan ke dokter anak untuk mendapatkan pantauan medis mengenai tumbuh kembang anak.
(*)