Senin, 11 Mei 2026

BERITA KRIMINAL

Kasus Asusila Dibongkar Guru Silat, Muridnya Jadi Korban Kebejatan Kuli Bangunan

Seorang gadis belia sebut saja namanya Kembang (14) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur lebih memilih berhubungan badan dengan seorang kuli bangunan beri

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
ist
Bolos latihan silat, seoran murid mengaku kepada gurunya kalau dicabuli oleh kuli bangunan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus asusila murid perguruan silat dibongkar oleh gurunya sendiri.

Kasus Asusila tersebut dialami oleh seorang gadir remaja berusia 14 tahun.

Kelakuan bejat ini diketahui setelah korban beberapa kali bolos untuk latihan silat.

Alhasil sang guru menanyakannya dan kemudia korban jujur kepada gurunya kalau sudah di tiduri oleh seorang kuli bangunan di sebuah hotel.

Baca juga: Brigadir J Video Call Dengan Kekasih Sambil Menangis, Sebut Dapat Ancaman di Bunuh

Baca juga: Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, KLHK Minta Langkah Tegas Pemko Kurangi Polusi

Seorang gadis belia sebut saja namanya Kembang (14) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur lebih memilih berhubungan badan dengan seorang kuli bangunan berinisial KAB (28) ketimbang latihan silat.

Karena bujuk rayu KAB, Kembang nekat mangkir dari latihan silat.

Demi berhubungan badan dengan Kembang, KAB rela menghabiskan seluruh gajinya untuk menginap di kamar hotel di kawasan Telaga Sarangan.

Perbuatan terlarang itu bermula ketika KAB bekerja sebagai kuli di proyek pembangunan rumah tetangga  Kembang.

KAB lantas mendapatkan akun Instagram Kembang dan mulai berkenalan. 

Tak menunggu waktu lama, KAB dan Kembang pun aktif berbalas pesan di Whatsapp. 

"Awalnya pelaku ini kerja di samping rumah korban, mengunggah kegiatan di Instagram, lalu kenalan dengan korban melalui aplikasi Whatsapp,” kata Rudy dalam konferensi pers yang digelar di halaman Polres Magetan, Kamis (28/7/2022).

Setelah saling kenal, pelaku mengajak korban jalan-jalan ke kawasan Telaga Sarangan, kemudian menginap di salah satu hotel.

Pada saat menginap itu, pelaku mengajak korban berhubungan intim dengan iming-iming akan dinikahi.

"Kejadiannya pada 11 Juli lalu, saat menginap diajak pelaku melakukan hubungan suami istri, karena dibujuk oleh pelaku korban mau melakukan,” imbuh Rudy.

Kelakuan bejat pelaku terbongkar ketika salah satu guru silat korban menanyakan keberadaan korban karena mangkir dari latihan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved