Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Kadis PUPR Anambas Ungkap Alasan Jalan Jembatan SP I Belum Diperbaiki

Jalan berlubang di Jembatan Selayang Pandang I Anambas masih belum juga diperbaiki meski dinilai tak layak dipakai lagi.

TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna Hasibuan mengungkapkan alasan jalan berlubang di Jembatan Selayang Pandang I belum diperbaiki. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Sudah hampir dua minggu, jalan berlubang di Jembatan Selayang Pandang I (SP I), Kabupaten Kepulauan Anambas belum juga diperbaiki. 

Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id, Minggu (7/8/2022), kondisi jalan tersebut masih sama seperti sebelumnya.

Hal itu terlihat dari separuh badan jalan sekira kurang dua meter itu yang masih terpasang rambu-rambu berupa besi penghalang.

Sementara lubang menganga dengan panjang lebih kurang 30 centimeter dan lebar 15 centimeter itu juga, masih tertutup safety cone.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna Hasibuan mengungkapkan, upaya perbaikan itu masih terkendala anggaran.

"Memang posisi anggaran hari ini sudah tidak ada lagi. Tapi nanti kami akan berupaya lah turun ke lokasi untuk melihat kondisi," jelasnya saat dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id

Ia mengatakan, anggaran pemeliharaan telah habis digunakan untuk perbaikan sejumlah ruas jalan lain yang ada di wilayah Anambas beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dinas Pariwisata Anambas Ungkap Kendala Promosi Wisata, Belum Ada Website Jadi Soal

"Cuma terkait kondisi terkini memang anggaran pemeliharaan itu sudah dihabiskan untuk memperbaiki jalan di depan Tugu Burung Buak, lalu jalan menuju Pelabuhan RoRo lalu jalan Piabung - Muntai di Palmatak," ungkapnya.

Meski demikian, sambung Andi, tindak lanjut persoalan infrastruktur tersebut akan dibawa  ke dalam rapat pembahasan internal oleh pihaknya.

"Ya terkait ini, kami akan adakan rapat internal, langkah-langkah apa yang bisa kita ambil untuk mencegah agar dia tidak melebar lebih jauh," bebernya.

Mengingat konstruksi Jembatan SP I yang tak layak untuk digunakan lagi, pihaknya telah mengusulkan untuk dilakukan rekonstruksi secara bertahap.

"Kita sudah usulkan kemarin nantinya akan dilakukan rekonstruksi secara bertahap. Mudah-mudahan nanti di APBD-P kalau memang ada anggaran kita coba untuk rekonstruksi. Tapi kalau tidak ada, ya ditahun 2023," sebutnya.

Guna mengantisipasi risiko kecelakaan, Andi mengimbau kepada pengendara dan pengguna jalan, untuk menggunakan jalur Jembatan Selayang Pandang 2. 

"Untuk sementara, bagi pengendara atau pengguna jalan yang sekiranya tidak punya kepentingan di jalur SP I agar dapat berpindah jalur ke SP 2, karena memang secara struktur SP I ini tidak layak lagi," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved